Jakarta, MI - Gempa bumi dahsyat mengguncang Filipina pada Senin (8/6/2026). Gempa ini disebut sebagai yang terkuat dalam hampir lima dekade terakhir.
Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 35 orang, melukai lebih dari 100 warga, serta memaksa sekitar 70.000 orang mengungsi. Guncangan kuat tersebut juga menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan di Pulau Mindanao, wilayah selatan Filipina.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan otoritas Filipina mencatat gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 7,8. Gempa terjadi pada pukul 07.37 waktu Manila dan menjadi yang paling kuat yang melanda Filipina sejak 1976.
Berdasarkan data USGS, gempa ini juga tercatat sebagai yang terbesar di dunia sepanjang tahun 2026.
Mengutip Associated Press, korban jiwa terus bertambah seiring proses evakuasi dan pencarian yang masih berlangsung. Salah satu korban meninggal akibat serangan jantung saat gempa terjadi, sementara korban lainnya tewas tertimpa bangunan yang roboh di Provinsi Cotabato Selatan.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, gempa tersebut juga memicu gelombang tsunami setinggi 1 meter yang menerjang sepanjang pesisir beberapa provinsi di bagian selatan.
Menyusul besarnya dampak yang ditimbulkan gempa, pemerintah Filipina menyiapkan bantuan darurat bagi daerah-daerah terdampak. Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk membantu proses pembersihan puing-puing bangunan.
"Pemerintah nasional tengah bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao," tegas Presiden Ferdinand Marcos Jr. dalam pernyataan resminya.
Pernyataan itu disampaikan di tengah dinamika politik yang berkembang di Filipina, di mana popularitas Marcos di Mindanao mengalami penurunan akibat perselisihan politik dengan Wakil Presiden Sara Duterte, yang berasal dari wilayah tersebut.
Sejumlah laporan juga menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah di berbagai wilayah Mindanao. Di Kota General Santos, beberapa bangunan dilaporkan runtuh. Sebuah pusat perbelanjaan di kota tersebut turut mengalami kerusakan dan harus ditutup sementara untuk alasan keselamatan.

