Oman, MI– Sebuah kapal tanker minyak dihantam proyektil tak dikenal saat melintas di perairan dekat Selat Hormuz, Oman. Serangan misterius itu memicu kebakaran di badan kapal dan kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.
Insiden tersebut terjadi sekitar delapan mil laut di sebelah timur Limah, Oman, ketika kapal tanker sedang berlayar ke arah selatan pada Senin (6/7/2026) waktu setempat.
Badan Keamanan Maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations/UKMTO) mengonfirmasi kapal tersebut terkena hantaman proyektil di sisi kiri lambung kapal yang kemudian memicu kobaran api.
"Sebuah kapal tanker melaporkan telah dihantam oleh proyektil tak dikenal di sisi kiri yang menyebabkan kebakaran saat berlayar ke selatan," demikian pernyataan UKMTO.
Meski kebakaran sempat terjadi, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun pencemaran lingkungan akibat insiden tersebut.
Otoritas maritim juga memastikan kondisi awak kapal telah dipantau, sementara proses penanganan darurat dilakukan untuk mengendalikan situasi di atas kapal.
Hingga saat ini, identitas pihak yang meluncurkan proyektil maupun jenis senjata yang digunakan masih menjadi misteri. UKMTO menyatakan aparat terkait telah membuka penyelidikan guna mengungkap penyebab dan pelaku di balik serangan tersebut.
Insiden itu kembali menempatkan Selat Hormuz dalam sorotan dunia. Jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut merupakan salah satu rute pengiriman minyak mentah tersibuk di dunia. Setiap gangguan keamanan di kawasan ini berpotensi memengaruhi stabilitas pelayaran internasional dan pasokan energi global.
Penyelidikan atas serangan tersebut masih berlangsung, sementara otoritas maritim terus memantau perkembangan situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz.**
