BREAKINGNEWS

Prancis Kembali Siaga Merah, Gelombang Panas Ekstrem Ancam 22 Juta Penduduk

Prancis Kembali Siaga Merah, Gelombang Panas Ekstrem Ancam 22 Juta Penduduk
Prancis Kembali Siaga Merah, Gelombang Panas Ekstrem Ancam 22 Juta Penduduk

Paris, MI– Prancis kembali menetapkan status siaga merah atau tingkat kewaspadaan cuaca tertinggi akibat gelombang panas ekstrem yang terus memburuk. 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara itu menetapkan status siaga merah sebanyak dua kali dalam satu musim panas dengan selang waktu hanya sekitar tiga pekan.

Wilayah Île-de-France, termasuk ibu kota Paris, kembali masuk dalam zona siaga merah setelah sebelumnya mengalami kondisi serupa pada akhir Juni. Otoritas cuaca memperingatkan suhu udara akan terus meningkat sepanjang akhir pekan dan berpotensi memicu risiko kesehatan yang serius.

Badan meteorologi Prancis memperkirakan suhu di Paris akan melampaui 35 derajat Celsius, sementara di sejumlah wilayah lain suhu diprediksi mencapai 41 derajat Celsius, terutama di kawasan utara Nouvelle-Aquitaine hingga Lembah Loire.

Sedikitnya 21,9 juta penduduk di 24 wilayah administratif diperkirakan terdampak oleh kebijakan siaga merah yang mulai berlaku pada Sabtu (11/7/2026). Pemerintah mengimbau masyarakat membatasi aktivitas luar ruangan, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.

Penetapan status siaga merah untuk kedua kalinya dalam satu musim panas menjadi sinyal bahwa intensitas cuaca ekstrem di Eropa semakin meningkat. Kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap dampak lanjutan, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat, meningkatnya risiko kebakaran hutan, hingga tekanan terhadap sistem kelistrikan.

Merespons situasi tersebut, pemerintah Prancis bergerak cepat. Perdana Menteri Sebastien Lecornu dijadwalkan memimpin rapat darurat guna membahas langkah-langkah penanganan gelombang panas yang kini melanda sebagian besar wilayah negara tersebut.

Pemerintah menegaskan seluruh kementerian dan pemerintah daerah diminta bersiaga menghadapi dampak cuaca ekstrem, sekaligus memastikan layanan kesehatan, pasokan air bersih, dan perlindungan bagi masyarakat tetap berjalan optimal di tengah suhu yang terus melonjak.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Prancis Kembali Siaga Merah, Gelombang Panas Ekstrem Ancam 22 Juta Penduduk | Monitor Indonesia