BREAKINGNEWS

Houthi Nyatakan Perang terhadap Arab Saudi, Ancam Blokade Dibalas Blokade

Houthi Nyatakan Perang terhadap Arab Saudi, Ancam Blokade Dibalas Blokade
Pasukan perang Houthi.

Sanna, MI – Kelompok Houthi secara terbuka menyatakan perang terhadap Arab Saudi setelah menuding Riyadh bertanggung jawab atas serangan ke Bandara Internasional Sanaa. Pernyataan itu menandai eskalasi baru konflik di Timur Tengah yang berpotensi memperluas medan pertempuran di kawasan.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menegaskan kelompoknya tidak akan tinggal diam menghadapi penutupan akses udara ke Yaman. Menurutnya, setiap tindakan yang dianggap sebagai blokade akan dibalas dengan langkah serupa.

"Blokade terhadap Bandara Sanaa tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi. Kami akan membalas blokade dengan blokade dan menjawab setiap eskalasi dengan eskalasi," tegas Yahya Saree.

Pernyataan tersebut muncul setelah Houthi menuduh Arab Saudi berada di balik serangan terhadap Bandara Sanaa pada pekan lalu. Sebagai respons, kelompok itu mengklaim telah melancarkan serangan ke Bandara Internasional Abha di wilayah selatan Arab Saudi.

Konflik ini memperbesar risiko meluasnya ketegangan di Timur Tengah, terutama ketika kawasan masih dibayangi konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya. Arab Saudi kini kembali menghadapi ancaman langsung dari Houthi setelah sebelumnya sempat menikmati periode relatif tenang.

Analis menilai deklarasi perang tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan kawasan, termasuk jalur penerbangan, infrastruktur strategis, hingga aktivitas ekonomi regional apabila aksi saling serang terus berlanjut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait deklarasi perang yang disampaikan Houthi. Namun, perkembangan terbaru ini diperkirakan akan menjadi perhatian serius negara-negara di kawasan dan komunitas internasional mengingat potensi eskalasinya yang semakin besar.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru