BREAKINGNEWS

Asap Karhutla Kalimantan Kepung Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak

Asap Karhutla Kalimantan Kepung Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak
Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan menyelimuti sejumlah wilayah di Malaysia (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan mulai memicu dampak kesehatan di Malaysia. Sejumlah wilayah mengalami lonjakan kasus asma dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA/URTI), dengan Sarawak menjadi daerah yang paling parah terdampak.

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad menyebut kasus asma melonjak 259 persen pada pekan epidemiologi terbaru.

Data sistem pengawasan sentinel Kementerian Kesehatan Malaysia menunjukkan kasus asma naik dari 61 kasus pada Pekan Epidemiologi ke-32 menjadi 219 kasus pada Pekan ke-33.

Kasus ISPA juga melonjak 124 persen, dari 1.637 menjadi 3.674 kasus dalam periode yang sama.

Sebaliknya, kasus konjungtivitis atau mata merah turun 7 persen, dari 157 menjadi 146 kasus.

Kondisi udara juga memburuk. Dzulkefly mengatakan tujuh wilayah mencatat indeks polusi udara (API) pada level tidak sehat pada Minggu (23/8/2026) pukul 08.00 waktu setempat.

Serian di Sarawak mencatat API tertinggi mencapai 197. Disusul Kuching 185, Sri Aman 178, Samarahan 176, dan Sarikei 128.

API 101-200 masuk kategori tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 tergolong berbahaya.

Pemerintah Malaysia pun meminta warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama mereka yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Asap Karhutla Kalimantan Kepung Malaysia, Kasus Asma dan ISPA Melonjak | Monitor Indonesia