Guillermo Lasso Klaim Menangi Pilpres Equador

  • Whatsapp
Guillermo Lasso Klaim Menangi Pilpres Equador
Capres Equador Guilermo Lasso,(65 tahun) dalam kampanye beberapa waktu lalu.[Reuters]

Monitorindonesia.com – Mantan bankir Guillermo Lasso mengumumkan kemenangan dalam pemilihan putaran kedua presiden Ekuador. Seperti dilaporkan Xinhua, Senin (12/4/2021), Lasso menyebutnya sebagai hari bersejarah bagi negara Amerika Selatan itu.

“Ini adalah hari bersejarah. Ini adalah hari di mana semua warga Ekuador telah memutuskan masa depan mereka. Mereka telah menyatakan dengan suara mereka perlunya perubahan dan keinginan untuk hari yang lebih baik untuk semua,” kata Lasso, setelah Dewan Pemilihan Nasional (CNE) merilis hasil resmi awal.

Bacaan Lainnya

Dengan 97,71% surat suara telah dihitung, Lasso memperoleh 52,51% suara sementara saingan berhaluan kiri Andres Arauz memperoleh 47,49%.

Dalam pidato kemenangan, Lasso berterima kasih kepada warga Ekuador atas dukungan mereka terhadap pencalonannya. Dia didukung oleh aliansi antara gerakan Menciptakan Peluang (CREO) dan Partai Sosial Kristen (PSC).

“Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam karena telah memberi saya kesempatan untuk menjadi presiden Anda dan dapat melayani Anda,” kata Lasso saat dia dikelilingi oleh para pendukung yang meneriakkan “Lasso, presiden!”

Politisi berusia 65 tahun itu akan mengambil tantangan untuk mengubah masa depan negara dengan tanggung jawab dan mencapai peluang untuk semua rakyat Ekuador.

“Kami akan bekerja tanpa lelah untuk memenuhi komitmen kami kepada Anda,” kata Lasso, yang menegaskan kembali keinginannya untuk membangun negara yang merdeka dan sejahtera.

Arauz segera mengakui kekalahan dari Lasso dan bersumpah untuk melanjutkan upaya politiknya.

“Ini adalah kemunduran elektoral, tetapi sama sekali bukan kekalahan politik atau moral, karena kami adalah proyek seumur hidup. Ini adalah perjuangan di jalur pengorganisasian dan pembangunan masa depan yang lebih adil dan mendukung bagi semua warga Ekuador,” katanya.[Yohana RJ]

Sumber : Xinhua

Pos terkait