Hadir Di Sidang Juliari, Ketua DPRD DKI Bantah Kemungkinan Jadi Saksi

  • Whatsapp
PNS DKI "Ogah" Jadi Pejabat, Gubernur Anies Diminta Intropeksi Diri
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.[ist]

Monitorindonesia.com – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan korupsi bansos Covif-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Pras sapaan akrabnya mengaku sebagai teman, kedatangannya untuk memberikan dukungan.

Bacaan Lainnya

“Saya datang sebagai pertemanan guna memberikan support (dukungan) supaya mental Beliau lebih kuat,” di Pras di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Pras mengaku cukup lama mengenal Juliari bahkan sebelum terjun ke dunia politik. Kedekatan tersebut terjalin hingga saat ini. “Dulu sama-sama pembalap, beliau menjadi Ketua Umum PP IMIM. Sekarang satu partai di PDI Perjuangan,” ujar Pras.

Pras membantah kedatangannya terkait ada kemungkinan menjadi saksi dalam persidangan dugaan korupsi bansos tersebut. “Bukanlah. (Harapan) ya supaya objektif lah,” tandas dia.

Sebelumnya, Juliari didakwa menerima suap sebesar Rp32 miliar dari para pengusaha yang menggarap proyek pengadaan bansos untuk penanganan Covid-19. Uang tersebut diterima Juliari lewat dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos yakni Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Puluhan miliar uang dugaan suap untuk Juliari itu berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19. Di antaranya yakni, PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude, dan PT Tigapilar Agro Utama. (Zat)

Pos terkait