Hakim Putuskan Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

  • Whatsapp
Hakim Putuskan Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Minneapolis, Monitorindonesia.com – Hakim AS memutuskan mantan aparat kepolisian bersalah atas pembunuhan pria keturunan Afrika, George Floyd di Minneapolis tahun lalu.
Derek Chauving berusia 45 tahun direkam sedang menghadang leher Floyd dengan lututnya kira-kira lebih dari Sembilan menit pada masa penahanannya Mei tahun lalu.

Video tersebut tersebar ke seluruh dunia dan memicu protes terhadap aksi rasis dan menyalahgunakan kekuasaan oleh aparat kepolisian.

Chauvin dikenakan tiga tuntutan percobaan pembunuhan tingkat dua, tiga dan tindakan pembunuhan manusia. Dia akan tetap berada di tahanan sampai hukuman ditentukan dan bisa dikenakan hukuman penjara selama beberapa dekade.

Setelah kedua belah pihak telah mengungkapkan argumen penutup Senin (19/04/2021), hakim diisolasi di sebuah hotel tanpa melakukan kontak dengan pihak luar supaya mereka bisa bebas untuk mengambil keputusan, proses yang disebut penyerapan.

Para hakim harus setuju sepenuhnya dan diinformasikan untuk tidak diperbolehkan pulang sampai mereke mengambil keputusan.
Keputusan memicu perayaan di luar pengadilan dimana ada ratusan orang senang atas pengumuman keputusan hakim tersebut.
Pengacara keluarga Floyd, Ben Crump mengungkapkan ini awal titik balik sejarah di AS.

“Kesakitan yang akhirnya membuahkan keadilan,” dia menulis di akun twitternya. Ini merupakan pesan yang jelas untuk akuntabilitas para penegak hukum.”

Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Haris telah memanggil keluarga Floyd segera setelah keputusan tersebut.
Presiden Biden mengungkapkan bahwa setidaknya sekarang ada keadilan, masih banyak yang perlu kita lakukan. Ini akan menjadi penembakan pertama dengan sistematis rasis.”

Dan secara nasional disiarkan lewat televisi mencantumkan keterangan ungkapan dari presiden Biden “Sistematis rasis merupakan noda bagi seluruh negeri.” [Yohana RJ]

Sumber: BBC

Pos terkait