Hasanuddin: Pemerintah Jangan Tambah Beban Rakyat di Masa Pendemi

  • Whatsapp
Hasanuddin: Pemerintah Jangan Tambah Beban Rakyat di Masa Pendemi
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin.[dpr.go.id]

Monitorindonesia.com – Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjungan TB Hasanuddin menyayangkan rencana pemerintah mengenakan pajak pendidikan dan sembako. Pemerintah jangan lagi menambah beban masyarakat yang saat ini sedang terpuruk akibat Covid-19.

“Sebagai wakil rakyat, banyak masyarakat di daerah yang mempertanyakan mengapa pendidikan dikenakan pajak, lalu apa benar sembako juga bakal kena pajak?” ucap Hasanuddin kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, saat ini kondisi masyarakat didaerah ini sudah sangat menghawatirkan. Menurutnya ratusan ribu bahkan jutaan rakyat menganggur dan yang dibutuhkan oleh mereka saat ini sembako untuk sekedar menyambung hidup.

Pembebanan pajak untuk sembako, kata dia, walaupun baru rencana rasanya harus dipertimbangkan ulang oleh pemerintah. Bencana kekurangan makan akibat pengangguran itu sudah didepan mata.

Dia mengatakan menaikan PPN pendidikan juga bukan saat yang tepat karena ujung ujungnya juga rakyat yang harus membayar lebih mahal. Pajak itu, kata dia, sesungguhnya instrumen dalam menerapkan keadilan sosial.

“Kenakanlah pajak yang tinggi pada mereka yang berpenghasilan tinggi seperti pajak mobil mewah, rumah mewah, barang mewah dan lain lain. Jangan dibebankan kepada rakyat kecil yang sudah hidupnya juga pas pasan,” pungkas anggota Komisi I DPR RI itu..[man]

Pos terkait