Polres Pringsewu Bekuk Komplotan Penadah dan Pelaku Ilegal Logging

  • Whatsapp
Polres Pringsewu Bekuk Komplotan Penadah dan Pelaku Ilegal Logging

Pringsewu, Monitorindonesia.com -Enam tersangka dan dua unit kendaraan diamankan atas dugaan kepemilikan kayu ilegal jenis sonokeling dari hutan Kawasan Register 21.

Keenam tersangka adalah D (45), A (31), dan S (31), dan J (42) warga Kecamatan Pardasuka. E (26) warga Pekon Fajar Baru Pagelaran Utara, dan MB als Beni (41) warga Kota Bandar Lampung.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata, membenarkan tersangka diamankan di dua lokasi terpisah pada Selasa (13/7/21), di Pekon Pardasuka dan Kota Bandar Lampung.

“Terkait kepemilikan kayu larangan jenis sonokeling,” ujarnya, Rabu (21/7/2021).

Turut diamankan truk engkel warna merah berisi kayu berbagai ukuran berjumlah 88 batang dan satu unit Mitsubishi lancer yang dipergunakan mengawal pengiriman dari Pardasuka menuju Bandar Lampung.

Kayu sonokeling diduga diambil secara tidak sah dari area kawasan hutan register 21 Rintian Batu Pekon Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.

Polres Pringsewu Bekuk Komplotan Penadah dan Pelaku Ilegal Logging

Dari keenam tersangka, lima diamankan saat proses pengiriman barang, sedangkankan satu tersangka diamankan saat pengembangan kasus.

Dari hasil pemeriksaan, kayu sonokeling milik D dan A yang menebang dari hutan register 21 kemudian dibeli oleh J dan S seharga 7 juta per kubik.

Selanjutnya oleh J dan A dijual kepada Beni seharga 9 juta per kubik. Sementara itu tersangka E berperan mengangkut kayu dengan truk atas perintah Beni.

Pembalakan hutan register 21 dilakukan tersangka D dan A sejak awal Mei 2021.

Pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Pringsewu. “Para tersangka kami jerat dengan Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengerusakan Hutan. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar,” pungkasnya. (Gulman)

Pos terkait