Jakarta, MI— Musisi dunia Ed Sheeran resmi mengakhiri kerja sama panjangnya dengan Warner Music Groupsetelah 15 tahun membangun kerajaan musik global bersama. Keputusan itu bukan dipicu konflik internal atau perseteruan bisnis, melainkan karena Sheeran mengaku ingin mengubah arah hidupnya dan lebih fokus kepada keluarga.
Pelantun “Shape of You” itu secara terbuka mengakui kehidupannya kini sudah jauh berbeda dibanding saat pertama kali bergabung dengan label tersebut sebagai remaja.
“Selama 15 tahun terakhir, saya telah mengeluarkan begitu banyak musik dan memiliki begitu banyak kesuksesan dengan perusahaan itu. Kami telah membangun sesuatu yang luar biasa bersama-sama,” kata Sheeran.
Namun di balik gemerlap panggung stadion dunia, Sheeran mengaku mulai merasa perlu melakukan perubahan besar dalam hidup profesionalnya.
“Hidup saya sekarang sangat berbeda dengan apa yang terjadi ketika saya masih remaja. Saya merasa sudah lama bahwa banyak hal dalam kehidupan profesional saya perlu diubah,” tegasnya.
Keputusan Sheeran meninggalkan Warner menjadi sorotan besar di industri musik global. Pasalnya, ia merupakan salah satu aset terbesar perusahaan tersebut sejak debutnya pada 2011.
Lagu “Shape of You” bahkan disebut sebagai salah satu lagu paling sukses sepanjang era streaming dengan penjualan yang diperkirakan menembus lebih dari 200 juta kopi di seluruh dunia. Album yang dirilis Sheeran bersama Warner pada 2017 juga menjadi salah satu rilisan paling laris secara komersial di industri musik modern.
Meski memilih hengkang, Sheeran menegaskan hubungannya dengan Warner tetap berjalan baik dan tidak diwarnai perselisihan.
“Ini bukan situasi seperti artis yang tidak puas meninggalkan label rekaman,” ujar Sheeran.
Ia menegaskan keputusan itu lahir karena perubahan prioritas hidup setelah menjadi ayah dari dua anak.
“Ini adalah seorang anak laki-laki yang memulai sebagai remaja di perusahaan dengan prioritas berbeda, lalu sekarang menjadi ayah dari dua anak dan merasa perlu perubahan dalam cara menjalani kehidupan profesional,” lanjutnya.
Sheeran juga mengenang perjalanan kariernya yang berubah drastis selama berada di bawah Warner Music. Dari seorang penyanyi kecil di pub, ia menjelma menjadi ikon pop dunia yang menguasai stadion-stadion raksasa.
“Saya, di balik itu semua, hanyalah seorang penyanyi penulis lagu yang memainkan pertunjukan pub. Lalu berubah menjadi bintang pop yang bermain di stadion selama lebih dari 15 tahun,” ungkapnya.
Keputusan ini menandai babak baru perjalanan karier Ed Sheeran, sekaligus menjadi sinyal bahwa bahkan musisi sebesar dirinya mulai memilih kehidupan pribadi dibanding tekanan tanpa henti industri hiburan global.**

