Jakarta, MI – Aktor sekaligus instruktur yoga Anjasmara akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf setelah ucapannya saat siaran langsung di media sosial memicu kehebohan di dunia maya. Ia menegaskan pernyataannya tidak ditujukan kepada sosok yang selama ini ramai diperbincangkan warganet.
Dalam video klarifikasi yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Anjasmara mengaku menyesali kegaduhan yang muncul akibat ucapannya dan berharap polemik tersebut segera berakhir.
"Halo teman-teman semua, saya Anjasmara. Bersama ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan saya saat saya live tadi malam."
Anjasmara menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebut nama siapa pun ketika melontarkan pertanyaan soal perselingkuhan. Menurutnya, publik telah menarik kesimpulan yang keliru hingga memunculkan spekulasi liar di media sosial.
"Perlu saya garis bawahi, bahwa semalam saya juga tidak menyebutkan nama perihal yang selingkuh atau diselingkuhi. Orang yang saya maksud juga bukan orang-orang yang teman-teman kira."
Ia pun kembali menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa tidak nyaman akibat pernyataannya. Anjasmara berharap klarifikasi tersebut dapat meredakan kegaduhan yang telanjur berkembang.
"Kepada pihak-pihak yang tidak nyaman atas ucapan saya tadi malam, sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya harap klarifikasi saya ini dapat meredam kegaduhan yang terjadi."
Kontroversi itu bermula saat Anjasmara melakukan siaran langsung bersama Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson. Dalam obrolan tersebut, ia sempat menanyakan penyebab kandasnya hubungan asmara Rizky Nazar dengan mantan kekasihnya.
"Jadi sebenarnya yang dulu itu, kamu selingkuh apa diselingkuhi?" tanya Anjasmara.
Pertanyaan tersebut langsung membuat suasana menjadi canggung. Zoe Abbas Jackson tampak menutup mulutnya, sementara Rizky Nazar segera meluruskan bahwa tidak ada perselingkuhan dalam hubungan tersebut.
"Astaga. Ini udah damai hidupnya, tidak ada yang selingkuh dan diselingkuhi ya. Semuanya baik-baik."
Menyadari ucapannya memicu berbagai tafsir, Anjasmara kemudian mengakui pertanyaannya menjadi "blunder" karena memancing spekulasi publik yang mengaitkannya dengan berbagai pihak. Klarifikasi dan permintaan maaf pun disampaikan untuk menghentikan polemik yang terus bergulir di media sosial.**
