Hotel Oakwood Tak Jaga WNA Karatina, Pemprov DKI Kenakan Sanksi Teguran

  • Whatsapp
Hotel Oakwood Tak Jaga WNA Karatina, Pemprov DKI Kenakan Sanksi Teguran
Wagub DKI Ariza. [dok MI]

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) memberikan surat teguran kepada Hotel Oakwood PIK, Jakarta Utara.

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria  mengatakan, saksi yang dikenakan sudah sesuai tahapan yang diatura dalam standar operasional prosedur (SOP).

“Sesuai tahapan SOP, sanksinya mulai dari teguran tertulis sampai sanksi pencabutan izin, karena itu Disparekraf akan mengenakan sanksi pada siapapun termasuk pihak hotel,” kata Riza di Balai Kota Jakarta.

Menurut Riza, penerbitan surat teguran tersebut lantaran pihak hotel tidak melakukan pengawasan ketat terhadap WNA (warga negara asing) yang tengah dikarantina. “Kedepannya kita perlu tingkatkan lagi kerjasama dengan pemerintah pusat lantaran pintu masuk Jakarta adalah ranah kementerian perhubungan,” ucap dia.

Riza melanjutkan bahwa sejumlah kebijakan pemerintah pusat telah ditetapkan sebagai langkah pencegahan. Upaya menekan penyebaran wabah Covid-19 tidak hanya dilakukan di dalam negeri saja melainkan upaya pengetatan pada siapapun yang datang ke Indonesia. Namun hal itu tidak akan terlaksana dengan maksimal tanpa adanya kerjasama seluruh pihak terkait termasuk kesadaran dari masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Tentu kami pemerintah daerah bekerjasama dan mendukung berbagai kebijakan yang diambil dan diputuskan oleh pemerintah pusat termasuk upaya kita mencegah penyebaran COVID-19 masuk ke Jakarta, termasuk upaya melakukan karantina bagi siapa saja yang datang dari luar negeri, tidak hanya warga negara asing, tetapi juga warga negara Indonesia,” ujar dia.

Lebih jauh Riza menambahkan bahwa kewaspadaan dan pengawasan harus ditingkatkan, terlebih mendekati hari rata Idul Fitri yang berpotensi terjadinya lonjakan Angka Covid-19 saat terjadi peningkatan interaksi.

“Tentu pengawasan harus ditingkatkan, kita terus mempersiapkan semua dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 menjelang dan sesudah lebaran,” tamdas Riza.

Sebelumnya, koalisi warga organisasi Laporcovid-19 melaporkan ke Pemprov DKI Jakarta terkait adanya adanya WNA yang bebas berkeliaran saat menjalani karantina di Hotel Oakwood, Jakarta Utara.

“Tiga hari lalu laporan masuk, langsung kami teruskan ke Pemprov DKI Jakarta,” kata Tim advokasi Laporcovid-19 Yemiko Happy. (Zat)

Pos terkait