Komisi III Minta LPSK Tak Fokus pada Kasus Viral

Dhanis Iswara
Dhanis Iswara
Diperbarui 24 Juni 2024 15:30 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa (Foto: Ist)
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar tidak melulu mendampingi kasus hukum yang tengah viral. 

Menurutnya ada banyak sekian kasus yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang tak kalah gentingnya dengan kasus hukum yang viral di media sosial. 

"LPSK jangan hanya fokus kepada yang viral-viral saja," kata Supri dalam rapat kerja (raker) dengan Ketua LPSK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2024). 

Kata Supri, LPSK mesti memecah departemennya menjadi 2 bagian untuk menangani kasus hukum yang viral dan yang tidak viral. 

"Bagi beberapa departemen yang ada, yang kurang-kurang viral yang terjadi di berbagai daerah itu juga diperhatikan," ujarnya. 

Harapannya kata Supri, LPSK harus bisa benar-benar memberikan perlindungan dan keadilan kepada semua masyarakat tanpa harus terlebih dahulu kasusnya viral dan menjadi sorotan publik. 

"Kenapa? Karena masyarakat tidak tahu di mana menaruh sebuah harapan ketika dia ingin mengejar sebuah keadilan di tengah-tengah proses hukum yang ada," bebernya. 

Sebab itu, ia mengingatkan soal tujuan didirikannya LPSK adalah untuk memberikan keadilan seadil-adilnya kepada orang-orang yang menjadi korban atas perkara pidana. 

"Apa yang ingin kita capai di sini? Mewujudkan benar-benar adanya rasa keadilan bagi masyarakat," ucapnya. 

Sebab kata dia, banyak masyarakat yang diperhadapkan dengan persoalan-persoalan pidana, namun merasa khawatir dan penuh ketakutan ketika dia dibawa di hadapan persidangan. 

"Ketika dia dimintai keterangan mereka merasa ketakutan, mereka merasa bahwa saya bukan siapa-siapa, dari situlah rohnya LPSK ini hadir untuk memberikan penguatan perlindungan memberikan rasa aman," pungkasnya.