Makassar, MI - Di saat sebagian masyarakat masih berhadapan dengan tekanan ekonomi dan keterbatasan akses pangan, Bank Mandiri kembali menggelar aksi sosial berskala besar pada momentum Idul Adha 1447 H.
Melalui program “Mandiri Berbagi Kebaikan ke Seantero Negeri”, bank pelat merah ini menyalurkan total 2.529 hewan kurban yang terdiri dari 994 sapi dan 1.535 kambing ke berbagai wilayah Indonesia.
Aksi yang diklaim sebagai bagian dari penguatan komitmen sosial perusahaan itu tak hanya melibatkan struktur korporasi, tetapi juga partisipasi langsung karyawan dan keluarga pegawai di seluruh Indonesia.
Distribusi hewan kurban dilakukan serentak di berbagai titik operasional sebagai bentuk keterlibatan kolektif dalam agenda filantropi tahunan perusahaan.
Di wilayah timur Indonesia, Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku turut menjadi salah satu simpul utama distribusi. Sebanyak 38 hewan kurban dengan total 2.508 kilogram daging disalurkan kepada sekitar 2.508 penerima manfaat yang tersebar di Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, Parepare, hingga wilayah Maluku.
Distribusi dilakukan melalui sinergi dengan Badan Pembina Kerohanian Islam (BAPEKIS) dan Mandiri Amal Insani, dengan klaim memastikan penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
SEVP Commercial Banking Frans Gunawan L Tobing menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran sosial perusahaan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa momentum Idul Adha menjadi ruang refleksi untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan yang diusung perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kehadiran Bank Mandiri tidak hanya dalam layanan finansial, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai wilayah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).
Sementara itu, Regional CEO Nunung Andres Wisnu P turut hadir menyaksikan proses pemotongan hewan kurban bersama jajaran karyawan dan keluarga pegawai yang juga berpartisipasi sebagai pekurban.
Di sisi lain, keterlibatan ribuan karyawan dalam proses pengadaan hingga distribusi kurban disebut menjadi bagian dari penguatan budaya kerja kolektif di lingkungan perusahaan.
Namun, skala besar distribusi ini juga kembali menyoroti peran korporasi BUMN dalam mengisi ruang-ruang sosial yang belum sepenuhnya terjangkau oleh sistem kesejahteraan publik.
Penyaluran daging kurban dilakukan dalam bentuk segar dan langsung kepada masyarakat di seluruh titik distribusi. Perusahaan menyebut pola ini dipilih untuk menjaga ketepatan distribusi sekaligus memperluas jangkauan manfaat.
Meski dikemas sebagai agenda keagamaan dan sosial, program kurban massal ini sekaligus mempertegas strategi keberlanjutan citra sosial korporasi di tengah tuntutan transparansi dan dampak nyata program tanggung jawab sosial perusahaan.
Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kontribusi sosial melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif, dengan membawa semangat “Melayani Sepenuh Hati” sebagai narasi utama keterlibatan perusahaan di tengah masyarakat.

