India Menghadapi Badai Topan di Tengah Lonjakan Covid-19

  • Whatsapp
India Menghadapi Badai Topan di Tengah Lonjakan Covid-19

Gujarat, Monitorindonesia.com – Badai topan yang hebat menerjang Lautan Arab bergerak menuju wilayah pesisir pantai barat India Senin (17/05/2021) seiring para petugas berwajib berusah mengevakuasi ratusan ribu orang dan menghentikan proses vaksinasi Covid-19.

Badai topan Tauktae telah memakan korban jiwa sebanyak enak orang tewas di beberap daerah di India Selatan, diharapkan akan mereda pada Senin (17/05/2021) malam di Gujarat dengan kecepatan angina 109 mph, sebuah pernyataan dikeluarkan oleh Badan Meteorologi India.

Bacaan Lainnya

Setelah badai topan menghantam pesisir pantai, lembaga perkiraan cuaca memperingatkan potensi kerusakan yang lebih parah dengan kecepatan angin tinggi, curah hujan tinggi dan banjir di area daratan rendah.
Badai besar datang pada saat India sedang berjuang melawan lonjakan Covid-19 yang sangat mematikan.

Kedua badai dan virus bisa memperburuk keadaan. Badai telah mengakibatkan pemberhentian penyuntikan vaksin Covid-19 dan ada risiko penyebaran virus yang lebih besar karena keramaian pada saat evakuasi di tempat penampungan.

Aturan selama lockdown Covid-19 sementara bisa memperlambat penyaluran bantuan setelah badai dan kerusakan akibat badai bisa berpotensi menghancurkan jalanan dan beberapa jalur logistik penting seperti pengiriman vaksin dan alat medis yang diperlukan oleh pasien positif Covid-19.

Di Gujarat, proses vaksinasi terpaksa diberhentikan selama dua hari dan para petugas melakukan evakuasi terhadap puluhan ribu orang ke tempat penampungan sementara. Kepala Menteri daerah Vijay Rupani meminta para petugas Senin (17/05/2021) untuk memastikan persediaan oksigen di rumah sakit tidak terganggu.

Di Maharashtra, operasional bandara internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di kota Mumbai diberhentikan selama tiga jam.
Ribuan tim penyelamat dan tim bantuan dari tentara, angkatan laut, penjaga pantai berikut dengan kapal dan pesarat telah dikerahkan untuk proses pemulihan.

Pesisir pantai barat India tidak asing dengan bencana badai topan tetapi siklus perubahan cuaca telah mengharuskan mereka harus lebih waspada dari sebelumnya.

Pada Mei 2020, hampir 100 orang meninggal karena badai Amphan merupakan badai paling dahsyat yang pernah menghantam India Timur lebih dari satu dekade merusak daerah tersebut dan menyisakan jutaan orang tak berdaya.[Yohana RJ]

Sumber: VOA

Pos terkait