Ini Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar

  • Whatsapp
Ini Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Katedral Makassar
Surat wasiat pelaku bom bunuh diri di depan gereja katedral Makassar inisla "L". [ist]

Monitorindonesia.com – Pelaku bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulses) ternyata meninggalkan surat wasiat kepada ibunya. Surat itu ditemukan di rumah kontrakan miliknya di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar saat digeledah oleh poliri.

Keberadaan surat itu diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat konferensi pers pada Senin kemarin. Listyo mengatakan surat wasiat itu bertuliskan ucapan perpisahan kepada orangtua L.

“Saudara L ini sempat meninggalkan surat wasiat kepada orang tuanya dan berpamitan dan siap untuk mati syahid,” kata Listyo.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam membenarkan surat wasiat tersebut dibuat oleh L. Surat itu menjadi salah satu barang bukti yang disita tim Densus 88 Mabes Polri bersama tim gabungan Polda Sulsel saat menggeledah kontrakan pelaku di Jalan Tinumbu Lorong 1, Kecamatan Bontoala, Makassar.

“Ya itu salah satu yang didapat saat penggeledahan,” kata Merdisyam saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat, Selasa (30/03/2021).

Dalam wasiat itu, L berpesan kepada ibunya untuk tidak meninggalkan shalat dan tidak meminjam uang di bank karena hal itu merupakan riba. L juga lalu memberikan uang tabungannya Rp 2.350.000 untuk membayar utang ibunya di bank.

Berikut isi lengkap wasiat L kepada Ibu dan Adiknya:

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatu. Wasiat kepada orang yang saya cintai karna Allah

Wahai Ummy ku minta maafkan kalo ada salahku baik perilaku maupun usahaku. Jangan ki lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan ki tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan ki di Surganya. Ummy sekali lagi minta maafka, ku sayang sekali ki.

Tapi Allah lebih menyayangi hambanya. Makanya saya tempuh jalan ku sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkanki dan bisaki kembali berkumpul di Surga. Satuji pesanku buat kita Ummy, berhenti maki ambil uang Bank, karena yang Bank itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah.

Ini ada uang simpananku 2.350.000 untuk bayar pinjamta di Bank dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya Mus, 500.000/bulan na kontrakan ambil maki tiap bulan. Simpanki untuk bayar pinjaman ta.

Pitto minta maaf kalau ada salahku dek. Baik itu lisanku ataupun perbuatanku dulu. Satu pesanku untuk kau dek jaga Ummy baek-baek, kau mami bisa jaga Ummy dan jangan juga malas-malasan sholat dan jangan mi bergaul-gauo fokus saja bantu Ummy

Istiqomah Ki semua di jalan ini nah Ummy, Pitto dan keluargaku yang saya cintai karna Allah, semoga Allah kumpulkan ki di surga dan semua sodaranya dan keluarganya bapakku.[man]

Pos terkait