Inilah Pemudik yang Dikecualikan di Masa Larangan Mudik

  • Whatsapp
pemerintah-serius-awasi-larangan-mudik
Ilustrasi mudik Lebaran. [ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Pemerintah melalui satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021. SE tersebut berisi tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dan upaya pengendalian COVID-19 selama bulan suci Ramadhan.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi dari Kemenhub terkait penerapan aturan larangan mudik secara detailnya.

Bacaan Lainnya

“Terkait dengan larangan mudik tanggal 6-17 Mei memang kami masih menunggu regulasi lebih lanjut dari kementerian perhubungan,” ujar Syafrin,di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Seperti diketahui SE Nomor 13 Tahun 2021 iditandatangani oleh Kepala BNPB selalu Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo pada 7 April 2021 berlaku 6-17 Mei 2021. SE tersebut berisi larangan warga melakukan perjalanan mudik.

Namun ada pengecualian bagi sektor distributor logistik hingga pelaku perjalanan dengan kebutuhan mendesak. Kategori perjalanan mendesak itu adalah perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil didampingi oleh satu orang anggota keluarga, hingga kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang. (Zat)

Pos terkait