IPS: Anies Magnet Kuat bagi Pemilih Partai Pengusung

  • Whatsapp
Anies Pecat Dua Anak Buahnya Tersangka Korupsi Dana BOS
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Ist]

Monitorindonesia.com – Nama Anies Baswedan adalah capres yang disegani oleh calon lain yang bakal maju pada perhelatan kontestasi pilpres 2024.

Dari hasil survei nasional lembaga Indonesian Presidential Studies (IPS) bulan April – Mei 2021, Anies masuk dalam radar 3 jawara yang potensial menang pada pilpres 2024 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Nama Anies masuk pada jawara ‘Bang Jago’ calon potensial menang pilpres 2024 mandatang,” papar Arman Salam direktur riset IPS saat berbincang dengan Monitorindonesia.com, Rabu (26/5/2021).

Jika nama Jokowi dikeluarkan, Anies mengantongi dukungan 14,7 persen dari 30 nama yang diuji, membayangi Prabowo Subianto.

“Bahkan dengan aneka simulasi head to head Anies selalu unggul jika diadu dengan siapapun kecuali Prabowo Subianto,” tambah arman.

Nama Prabowo memang masih jawara namun suatu hal yang wajar mengingat Prabowo adalah figur yang sudah dua kali mencalonkan sebagai calon presiden. Tingkat pengenalan Prabowo jauh mengungguli calon yang lain, tetapi angkanya pun tergolong masih biasa berkisar diangka 25,4 persen.

Kata Arman, kalau ditelaah selaku figur yang sudah dua kali mencalonkan angka tersebut bukan angka yang luar biasa bahkan itu warning dan pekerjaan rumah besar bagi Prabowo Subianto agar bisa menang pada pertarungan nanti.

Kemunculan Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil sebagai wajah baru calon presiden hasil survei, menambah marak kontestasi. Menurutnya, bukan sesuatu yang ujug-ujug nama tersebut memiliki dukungan yang cukup besar sebagai modal awal, melainkan ketiga nama tersebut masing masing memiliki basis pemilih yang besar mengingat ketiganya adalah gubernur petahana diwilayah atau provinsi padat pemilih.

Arman mengatakan, pertarungan Pilpres maupun Pilkada adalah pertarungan figur. Adapun partai adalah syarat administrasi sebagai pengusung yang diatur dalam undang undang pemilu.

Namun demikian partai sangat berperan dalam menyajikan calon calon yang akan dipilih masyarakat sehingga partai dituntut lebih objektif dan profesional dalam menyaring dan menentukan calonnya sehingga calon yang ditampilkan benar-benar calon yang memiliki integritas, kapasitas dalam memimpin untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Selain itu, mampu menjaga kedaulatan bangsa dan memberikan kenyamanan, keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat sesuai yang diamanahkan UUD 45.

Selain tujuan tadi tentu Parpol pun harus menang sehingga penting bagi partai untuk menggandeng figur potensial dan primadona supaya efek dari figur yang diusung bisa mengkatrol suara partai pengusungnya dan sebaliknya.

“Disinilah dituntut partai harus memetakan figur dengan tepat agar efektifitas dan efisiensi kemenangan bisa diraih bersama saat pilpres dan pileg nanti,” tandas Arman.[Lin]

Pos terkait