Israel Klaim Berhasil Membunuh Komandan Senior Militan Palestina

  • Whatsapp
Israel Klaim Berhasil Membunuh Komandan Senior Militan Palestina
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Foto; Center for Israel Education]

Gaza, Monitorindonesia.com – Israel membunuh seorang komandan senior militan Palestina di Gaza pada hari Senin (17/5/2021) dalam serangan udara di terowongan bawah tanah yang digunakan oleh Hamas, dan kelompok-kelompok militan lainnya.

Perang yang memasuki minggu kedua tanpa ada tanda-tanda berakhirnya permusuhan paling sengit di kawasan itu dalam beberapa tahun, meskipun kekhawatiran internasional meningkat dan seruan untuk gencatan senjata meningkat.

Bacaan Lainnya

Kematian Hussam Abu Harbeed, komandan bersenjata Jihad Islam untuk Gaza utara, kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok militan yang bertempur bersama Hamas.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Harbeed telah “berada di balik beberapa serangan teror rudal anti-tank terhadap warga sipil Israel,” dan seorang jenderal Israel mengatakan secara terpisah bahwa negaranya dapat melanjutkan pertempuran “selamanya”.

Setidaknya tiga warga Palestina juga tewas oleh serangan udara Israel terhadap sebuah mobil di Kota Gaza pada hari Senin, kata petugas medis, setelah serangan udara Israel semalam. Militer Israel mengatakan militan Gaza telah menembakkan sekitar 60 roket ke kota-kota Israel dalam semalam, turun dari 120 dan 200 dua malam sebelumnya.

Seorang warga Palestina lainnya tewas dalam serangan udara di kota Jabalya, bantuan medis, dan pejabat kesehatan Gaza menyebutkan jumlah korban tewas sejak permusuhan berkobar pekan lalu pada 201 orang, termasuk 58 anak-anak dan 34 wanita. Sepuluh orang tewas di Israel, termasuk dua anak, kata pihak berwenang Israel.

Setelah roket ditembakkan dari Gaza ke kota Beersheba dan Ashkelon di Israel, jet Israel membom apa yang menurut militer adalah terowongan bawah tanah sepanjang 15 km (sembilan mil) yang digunakan oleh Hamas. Itu juga melanda sembilan tempat tinggal milik komandan Hamas berpangkat tinggi,” katanya.[Yohana RJ]

 

Sumber : Reuters

Pos terkait