Jadi Polemik, Telegram Kapolri 750 Dibatalkan

  • Whatsapp
Jadi Polemik, Telegram Kapolri 750 Dibatalkan
Mabes Polri, Jl Trunojoyo Jakarta Selatan. [ist]

Monitorindonesia.com – Marbes Polri akhirnya mencabut Telegram Kapolri bernomor 750 tentang larangan pemberitaan yang memuat arogansi kepolisian. Sebab, Telegram 750 menimbulkan multitafsir di masyarakat.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penerangan Umum (Kapuspenum) Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (6/4/2021).  Mabes Polri mengeluarkan Surat Telegram Nomor 759 yang isinya Surat Telegram Nomor 750 itu dibatalkan.

“Sehingga ke depan tidak ada lagi multifasir terhadap hal-hal seperti itu,” kata Rusdi.

Rusdi menjelaskan Telegram Kapolri dengan TR Nomor ST/750/IV/HUM/3.4.5/2021 tertanggal 5 April 2021 dan ditandatangani oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono tersebut bersifat internal.

Tujuan Telegram Kapolri itu adalah Mabes Polri memberikan petunjuk dan arahan kepada pengemban fungsi humas di kewilayahan agar profesional dan humanis dalam menjalani tugasnya.

“Diharapkan tampilan-tampilan Polri di hadapan masyarakat adalah tampilan-tampilan Polri yang profesional dan humanis,” katanya.

Pencabutan Telegram Kapolri 750 tersebut,kaat Rusdi, sebagai revisi atas polemik yang timbul setelah Telegram beredar di masyarakat. Menurut dia, Polri telah melakukan kajian akademis sebelumnya menerbitkan petunjuk dan arahan Kapolri tersebut sebagai wujud keinginan Polri memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Direvisi ketika banyak muncul penafsiran di luar Polri terhadap surat telegram 750, oleh karena itu pimpinan mengeluarkan kebijakan dengan munculnya surat telegram 759 yang menyatakan surat telegram 750 dibatalkan,” katanya.[ben]

Pos terkait