Jenis-Jenis Makanan yang Berbahaya Jika Dipanaskan

  • Whatsapp
Jenis-Jenis Makanan yang Berbahaya Jika Dipanaskan
Ilustrasi [Foto-mrkitchen.com]

Monitorindonesia.com – Memanaskan kembali makanan sisa adalah kebiasaan yang sulit dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Beberapa makanan memang akan terasa lebih enak bila disantap setelah dipanaskan.

Ada banyak alasan yang mendasari kebiasaan ini. Misalnya, karena sayang untuk membuang makanan sisa yang masih bisa dimakan, menghemat waktu dalam menyiapkan makanan, menyukai makanan yang dihangatkan kembali, dan lain-lain.

Meski demikian, tidak semua jenis makanan bisa dipanaskan begitu saja. Apabila makanan tersebut memiliki kandungan yang bereaksi negatif jika dipanaskan kembali, bukan tidak mungkin kesehatan kita terganggu.

Selain itu, keracunan makanan juga dapat menjadi salah satu bahaya memanaskan makanan. Ini biasanya disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada makanan.

Berikut adalah jenis-jenis makanan yang dapat menjadi racun dan menyebabkan penyakit jika dipanaskan:

1. Bayam

Meski kaya akan berbagai vitamin dan mineral, ingatlah bahwa bayam juga mengandung nitrat.

Jika Kita menghangatkan makanan sisa ini, maka nitrat tersebut akan berubah menjadi zat toksik dan melepaskan berbagai agen karsinogenik yang dapat menyebabkan terjadinya kanker.

Selain itu, kandungan zat besi pada sayur bayam dapat teroksidasi jika dipanaskan sehingga dapat mengubahnya menjadi radikal bebas.

2. Nasi

Kita mungkin terkejut mendapati nasi termasuk sebagai makanan yang tidak boleh dipanaskan. Namun, nasi yang sudah menjadi makanan sisa memang tidak dianjurkan untuk dihangatkan kembali.

Berdasarkan FSA, Kita dapat mengalami keracunan makanan akibat mengkonsumsi nasi yang dipanaskan. Hal ini disebabkan oleh bakteri Bacillus cereus pada nasi yang dapat memproduksi zat toksin (spora) ketika dipanaskan kembali.

3. Telur

Telur merupakanan makanan yang kaya akan protein. Namun, Kita mengalami masalah serius jika mengonsumsi telur yang dihangatkan kembali. Mengapa?

Pasalnya, kandungan nitrogen pada telur dapat teroksidasi. Oksidasi dari nitrogen akan menyebabkan munculnya kanker jika sering dikonsumsi dan dalam jumlah yang banyak.

4. Ayam

Daging ayam kerap kali dihangatkan berkali-kali. Padahal, kebiasaan ini dapat merusak komposisi protein di dalamnya. Akibatnya, jika makanan sisa yang telah dipanaskan ini dikonsumsi, sistem pencernaan Kita dapat terganggu.

5. Kentang

Kentang sangat mudah disimpan dan dipanaskan ketika akan dikonsumsi. Selain itu, kentang juga kaya akan vitamin B6, kalium, dan vitamin C, yang baik untuk tubuh Kita.

Namun, jangan pernah memanaskan makanan ini berkali-kali. Sebab, hal tersebut dapat membuat kentang memproduksi bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

6. Masakan Bersantan

Berbagai makanan olahan bersantan sangat mudah ditemukan di Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki makanan khasnya sendiri dengan bahan santan.

Namun, upayakan agar tidak memanaskan jenis makanan ini berkali-kali karena kandungan minyak di dalamnya dapat berubah menjadi lemak jahat.

7. Jamur

Jika Kita telah mengolah jamur menjadi makanan, maka makanlah sesegera mungkin. Menyimpan lalu menghangatkannya kembali akan membuat jamur menjadi toksin untuk Kita.

Selain karena rusaknya berbagai protein dan mineral, memanaskan kembali makanan ini akan mengoksidasi nitrogen yang akhirnya berubah menjadi radikal bebas.

Jika Kita terpaksa menyimpannya untuk dimakan keesokan harinya, maka pastikan Kita mengkonsumsinya dalam keadaan dingin.

8. Cold Pressed Oil

Cold pressed oil adalah minyak yang dihasilkan dari penekanan suhu rendah sehingga nutrisinya masih sangat terjaga. Cold pressed oil bisa terbuat dari kacang almon, zaitun, alpukat, dll. Minyak ini sangat kaya akan omega-3.

Namun, minyak ini sangat sensitif terhadap panas. Menghangatkannya berarti merusak kandungan omega-3 yang terkandung di dalamnya. Jadi, jangan pernah menghangatkan minyak hasil tekanan dingin ini, ya.

9. Seledri

Sama seperti bayam, daun seledri memiliki kandungan nitrat yang tinggi sehingga dapat menjadi racun ketika dipanaskan kembali.

Selain seledri dan bayam, beberapa jenis makanan yang kaya akan nitrat yang sebaiknya tidak Kita panaskan kembali, yaitu wortel, kol, brokoli, dan lobak.

Tidak semua makanan sisa berbahaya bila dipanaskan kembali. Namun, ingatlah untuk tidak langsung memasukkan makanan hangat ke dalam kulkas atau freezer, bungkus makanan sisa untuk mencegah kontaminasi, dan upayakan untuk tidak menghangatkan makanan lebih dari satu kali.

Walaupun terkesan mudah, beberapa hal di atas harus Kita perhatikan dalam memanaskan makanan. Ini penting untuk memastikan Kita dan keluarga terhindar dari potensi keracunan makanan.

Sumber : klikdokter.com

 

#Jenis Makanan
#Jenis Makanan yang Berbahaya
#Jenis-Jenis Makanan yang Berbahaya Jika Dipanaskan

 

Pos terkait