Kader “Banteng” di Daerah Diduga Kecipratan Suap Dana Bansos

  • Whatsapp
KPK Sebut Penyerahan Tanggungjawab 75 Penyidik Tak Lolos TWK Bukan Nonaktif
Plt Jubir KPK, Ali Fikri.[dok]

Monitorindonesia.com – Politisi PDI Perjuangan yang juga tersangka kasus suap Bansos Juliari Batubara diduga mengalirkan uang suap yang diterimanya kepada kader Banteng di daerah. Dugaan tersebut menguat dengan tim penyidik memeriksa sejumlah politikus PDI Perjuangan di daerah.

Salah satu yang diduga kecipratan dana suap bansos adalah Ketua Komisi A DPRD Kendal, Munawir. Dia diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan suap bansos pada Kamis (25/2/2021. Munawir merupakan politikus PDIP dan sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kendal.

Bacaan Lainnya

Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik mencecar Munawir mengenai aliran uang dari mantan menteri Sosial Juliari kepada sejumlah pihak di daerah.

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, Munawir diperiksa penyidik terkait pengetahuannya dugaan aliran sejumlah uang yang diberikan oleh tersangka Juliarike beberapa pihak di daerah. Keterangan Munawir telah dituangkan di dalam berita acara penyidik.

“Dan akan kembali dikonfirmasi di depan persidangan yang terbuka untuk umum,” ujar Ali Fikri, Jumat (26/2/2021).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha sejatinya diperiksa. Namun, pemeriksaannya dijadwalkan ulang karena dilantik jadi Bupati Semarang.

Tim penyidik KPK juga telah memeriksa Ketua DPC PDIP Kendal, Akhmat Suyuti. Dalam pemeriksaan itu terungkap Akhmat Suyuti mengembalikan uang yang diterimanya dari Juliari.[odr]

Pos terkait