Jumlah Total Korban Longsor Nganjuk Jadi 36 Orang

  • Whatsapp
Jumlah Total Korban Longsor Nganjuk Jadi 36 Orang
Alat berat berusaha bergerak ke titik lokasi longsor meski terkendala akses jalan di Desa Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada Senin (15/2/2021) [istimewa/Dokumentasi Basarnas]

Surabaya, MonitorIndonesia.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan sebanyak dua tim untuk membantu upaya pencarian warga Desa Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada Senin (15/2/2021).

Hingga pukul 13.30 WIB, tim SAR gabungan menemukan dua orang korban perempuan (ibu & anak) dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa petugas berwenang ke RSUD Nganjuk untuk proses identifikasi.

Sehingga untuk data terbaru saat ini dari total 36 orang korban longsor Nganjuk, yang telah ditemukan selamat 18 orang, meninggal 4 orang, dan dalam pencarian 14 orang.

Dua tim operasi ini bergabung dengan sejumlah unsur SAR yang ikut dalam upaya pencarian para korban, diantaranya tim dari Polres Ngajuk, BPBD kabupaten Nganjuk, Polsek Selopuro, Koramil Selopuro, dan potensi SAR lainnya.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Hari Adi Purnomo mengatakan, sebanyak 2 tim operasi yang beranggotakan 15 orang rescuer dari Kantor SAR Surabaya dan Pos SAR Trenggalek ini dikerahkan ke lokasi longsor dengan sejumlah peralatan SAR pendukung.

Selain personel rescuer terlatih, lanjut Hari, Kantor SAR Surabaya juga mengerahkan satu unit alat berat berupa excavator untuk mempermudah upaya pencarian korban tanah longsor yang belum ditemukan.

Sementara itu, saat diwawancarai terpisah, Kasi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna menjelaskan, dalam upaya pencarian 16 orang korban ini, personel tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit).

SRU pertama melakukan pencarian secara manual dengan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, seperti Alkon (mesin pompa air), sekop, dan cangkul. SRU kedua melakukan pencarian dengan menggunakan excavator.

Sejumlah kendala dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan upaya pencairan korban, diantaranya cukup sulitnya akses jalan untuk alat berat menuju ke lokasi, kondisi lokasi tanah longsor yang cukup curam, dan masih ada retakan tanah di sekitar lokasi. Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari korban hilang.

Pos terkait