Kader yang Hadiri KLB, AHY: Mereka Terima Imbalan

  • Whatsapp
Kader yang Hadiri KLB, AHY: Mereka Terima Imbalan

Monitorindonesia.com – Buntut digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) partai Demokrat di The Hill Hotel and Resrot Sibolangit, Deli Serdang Sumatera Utara yang dihadiri oleh para kader maupun mantan kader partai, dituding menerima imbalan.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menuding, kader maupun mantan kader PD yang menghadiri Kongres Luar biasa Demokrat di Sumatera Utara, jumat (5/3/2021), atas dasar paksaan. Hal itu disampaikan AHY dalam konferensi pers menanggapi hasil KLB Sumut yang meresmikan Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Bacaan Lainnya

“Banyak dari mereka hadir atas dasar paksaan, ancaman, dan juga imbalan berupa uang, posisi dan kedudukan,” kata AHY, dalam jumpa pers Jumat (5/3/2021).

AHY mengatakan, bahwa kongres luar biasa mengatasnamakan Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatra Utara hanya dagelan.

Bahkan, kata AHY, para peserta yang hadir bukan pemilik suara sah berdasarkan AD/ART Partai Demokrat. Sebab, pengurus DPD dan DPC sebagai pemilik suara sah, tidak ikut serta dalam KLB Sumut.

Hal itu, tegas AHY, dapat dibuktikan melalui surat kesetiaan dari para pengurus, yang juga menolak keberadaan KLB.

Sebelumnya, AHY memastikan 93 persen pemilik hak suara dalam Kongres tahun 2020 tidak mengikuti agenda KLB tersebut.

Dalam pidatonya, AHY menyatakan KLB yang digelar di The Hills Hotel And Resort pada Jumat (5/3/2021) merupakan inkonstitusional.

“Telah kita ketahui bersama bahwa hari ini telah dilakukan KLB secara inkonstitusional di Deli Serdang. Apa yang mereka lakukan dilakukan dengan cara yang buruk,” ujarnya.

AHY juga mengemukakan ada beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk menggelar KLB. “Untuk bisa dilakukan KLB berdasar AD/ART disetujui didukung 2/3 dari DPD dan setengah dari jumlah DPC, kedua-duanya angka minimal. Dan harus sepertujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai,” tegas AHY.

Pos terkait