Kasus Asabri, Kejagung Sita 4 Tambang Milik Heru Hidayat dan Benny Djokro

  • Whatsapp
Kasus Asabri, Kejagung Sita 4 Tambang Milik Heru Hidayat dan Benny Djokro
Direktur Penyelidikan Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah. [Foto/Forum Keadilan]

Monitorindonesia.com – Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Ardiansyah mengatakan, Kejagung telah menyita empat perusahaan tambang nikel dan baru bara terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di PT Asabri. Empat perusahaan tambang tersebut milik tersangka Heru Hidayat dan Benny Tjokro.

Tiga perusahaan tambang milik Heru Hidayat tersebut di antaranya Tambang Batu Bara di Sukabumi Jawa Barat, Tambang Nikel di Sulawesi dan satu di Kalimantan Tengah. Sementara tambang milik Benny Tjokro Febrie enggan menyebutkan nama-nama tambang tersebut.

Bacaan Lainnya

“Nama (tambang Benny Djokro) jangan dulu takut tim ada risiko di lapangan,” ujar Febrie Ardiansyah di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Febrie mengatakan, pihaknya konsentrasi menyita aset-aset yang besar untuk menutupi kerugian negara. Penyitaan sejumlah aset tersebut dilakukan guna menutupi jumlah kerugian negara yang mencapai Rp 23,7 triliun.

“Mudah-mudahan dengan perusahaan tambang-tambang ini nanti ada appraisal nilai uang Asabri bisa dihitung pengembaliannya cukup besar,” katanya.[man]

 

Pos terkait