Kasus Blessmiyanda Terbukti, LPSK Desak Pemprov DKI Tak beri Jabatan Lagi

  • Whatsapp
blessmiyanda-jadi-staf-di-dkpkp
Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda.[Ist]

Monitorindonesia.com – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan sanksi tegas pada Blessmiyanda. Jika perlu Blessmiyanda tidak diberikan jabatan lagi setelah dilengserkan dari Kepala Badan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

Menurut Edwin hal hal itu agar yang bersangkutan tidak lagi mengulangi perbuatan serupa kepada pegawai lain. “yang bersangkutan (Blessmiyanda) tidak lagi menjabat jabatan publik yang dapat berpotensi berulangnya pelanggaran yang sama,” kata Edwin, di Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Bacaan Lainnya

Edwin mengatakan, terhadap pelaku yang melanggar peraturan dan hukum, Pemprov DKI harus tegas, sehingga tidak ada kasus serupa yang mencoreng nama Pemprov DKI. “Sekalipun putusan tersebut tidak disebutkan secara terang soal kasuus pelecehan seksual yang dilakukan pelaku,” tandasnya.
Sebagai informasi, Inspektorat Provinsi DKI Jakarta memutuskan mantan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Blessmiyanda bersalah dan mendapatkan sanksi hukuman disiplin tingkat berat. (Zat)

Pos terkait