Kasus BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Masih Lakukan Penyidikan

  • Whatsapp
Kasus BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Masih Lakukan Penyidikan
Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Monitorindonesia.com – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) masih melakukan penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer kepada awak media di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Pada Senin (7/6/2021) lalu, kata Leonar, satu orang saksi kembali diperiksa dia adalah SW selaku Ketua dan CEO Corfina Group.

“Saksi diperiksa terkait transaksi saham milik BPJS Ketenagakerjaan,” katanya lagi.

Leo mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri.

Sehingga penyidik bisa menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Sehingga berujung penetapan tersangka,” kata Leo.

Sebelumnya, Kejagung sempat menyebut negara mengalami kerugian mencapai Rp20 triliun dari perkara dugaan tindak pidana korupsi BPJS TK.

Sejauh ini, sejumlah perusahaan sekuritas serta internal BPJS TK sudah diperiksa penyidik Kejagung untuk membuat perkara korupsi lembaga jaminan sosial tersebut terang-benderang. (Ery)

#BPJS Ketenagakerjaan

Pos terkait