Kasus Calon Bupati Sabu Raijua, Tamparan Keras bagi KPU

  • Whatsapp
Kasus Calon Bupati Sabu Raijua, Tamparan Keras bagi KPU
Politisi PKS Mardani Alisera.[ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Bangsa Indonesia dinilai kecolongan dengan terpilihnya warga negara asing (WNA) sebagai Bupati Sabu Raijua, Orient Riwu Kore.
Kasus ini akan menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia.

“Memang kejadian ini kecolongan luar biasa. Ketika WNA bisa mendaftar Pilkada lalu menang. Baru setelah menang terkuak bahwa ia adalah WNA. Tidak sah seseorang menjadi kepala daerah kecuali WNI,” kata Mardani, Jumat (12/2/2021).

Namun, Mardani mengapresiasi Bawaslu yang bekerja secara cermat. Sementara KPU kecolongan sekaligus mendapatkan tamparan karena tidak mampu melakukan verifikasi data dengan baik sejak awal.

“Harus jadi pelajaran untuk semua. Baiknya memang beliau (bupati WNA terpilih) mengundurkan diri sebelum dilantik,” kata politisi PKS itu.

Sebagai bagian dari etika, Mardani mengatakan bahwa pemimpin harus memiliki pertalian kuat dengan etika. kedepan, pemerintah harus memperbaiki sistemkependudukan yang kerap bermasalah.[MI/odr]

Pos terkait