Kasus Covid-19 di DKI Diklaim Menurun, Dinkes Sebut Akibat Minimnya Tes PCR

  • Whatsapp
Sehari 224 Balita di Jakarta Positif Covid-19
Ilustrasi Virus Korona.

Monitorindonesia.com – Kasus harian Covid-19 di ibu kota, beberapa hari belakangan ini mengalami penurunan di banding sebelumnya.

Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengklaim, jika angka kasus aktif virus corona di Jakarta paling rendah dalam satu tahun terakhir dibandingkan daerah lain.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Ngabila Salama mengakui jika penurunan kasus temuan baru akibat pemeriksaan swab test atau PCR di Jakarta sangat minim dibandingkan beberapa minggu lalu.

“Angka testing dan tracing seminggu terakhir menurun karena jumlah yang mengakses test juga berkurang untuk PCR. Tracing juga turun karena kasusnya turun,” kata Ngabila di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Selain itu, Ngabila mengungkapkan, saat ini banyak masyarakat lebih memilih tes Covid 19 Antigen. Pemeriksaan tes rapid antigen sangst tinggi. Padahal ini harus ditindak lanjuti hingga tes PCR. “Padahal tes Rapid Antigen hanya untuk skrining awal, tidak bisa untuk mendiagnosa,” jelas dia.

Ngabila menambahkan, Dinkes DKI menghimbau kepada masyaraakt semua yang bergejala atau kontak erat kasus positif segera PCR untuk bisa langsung diperiksa ke puskesmas tanpa biaya. Jika pemeriksaan menunjukan hasil positif langsung ditindaklanjuti.

“Ya Kita harus ingatkan masyarakat terus aware ke covid dan juga jangan takut atau enggan di cek PCR karena semakin cepat terdiagnosis bisa mencegah penularan ke orang lain dan ditatalaksana segera dengan baik,” pungkasnya. (Zat)

Pos terkait