Kasus Covid-19 Meningkat Tajam, Turki Bersiap Lockdown

  • Whatsapp
Kasus Covid-19 Meningkat Tajam, Turki Bersiap Lockdown
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. [Foto/Anadolu Agency Turkish Presidency]

Monitorindonesia.com – Turki telah mencatat 39.302 kasus baru Covid-19 dalam kurun waktu 24 jam. Angka itu merupakan lonjakan paling tinggi yang pernah terjadi dari awal Pandemi, demikian data Kementerian Kesehatan Turki.

Pemerintah sebelumnya menetapkan pembatasan untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di Turki awal bulan ini. Presiden Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa pembatasan akan diperketat, termasuk kegiatan mudik ke seluruh penjuru negera pada lockdown akhir pekan untuk perayaan bulan suci Ramadjan yang akan dimulai dua minggu lagi.

Perhitungan tingkat kematian harian akibat Covid-19 sekitar 152 orang dengan akumulasi total 31,537 orang berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan.

“Kami telah mendiagnosa 180,448 kasus dengan varian yang pertama diidentifikasi oleh Inggris. Varian tersebut sekarang ini telah mencapai 75% dari total kasus Covid-19 dalam negeri,” jelas Menteri Kesehatan, Fahrettin Koca.

Menteri Koca juga berkata bahwa pemerintah dituntut untuk melakukan program vaksinasi kepada mayoritas penduduk menjelang akhir Juni 2021.

Turki sampai saat ini telah menggunakan vaksin yang dikembangkan oleh bioteknologi Sinovac dari Cina (China’s Sinovac Biotech) dan memperoleh vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.

Negara telah melakukan 16.04 juta suntikan vaksin dengan jumlah sekitar 9.14 juta orang yang menerima dosis pertama sejak 14 Januari sejak diumumkan secara nasional.[Yohana RJ]

Sumber: Reuters

Pos terkait