Kasus Covid-19 Secara Global Meningkat Lebih dari 145 Juta

  • Whatsapp
Kasus Covid-19 Secara Global Meningkat Lebih dari 145 Juta

Monitorindonesia.com – Pusat sumber invormasi Covid-19 Johns Hopkins mencatat bahwa per Sabtu pagi (24/04/2021) jumlah kasus terinfeksi Covid-19 mencapai 145.2 juta kasus. AS masih tetap di posisi teratas dengan jumlah kasus tertinggi mencapau 32 juta korban terinfeksi Covid-19. India berada di posisi kedua dengan lwbih dari 16 juta kasus Covid-19 kemudian diikuti Brazil dengan 14.2 juta kasus.

Sebuah kelompok pakar kesehatan AS telah merekomendasikan melanjutkan penggunaan vaksin Johnson & Johnson meskipun bukti terhadap kasus penggumpalan darah belum cukup kuat.

Mereka menyarankan pusat pencegahan penyakit (Disease Control and Prevention – CDC) AS menuturkan Jumat (23/04/2021) bahwa penggunaan vaksin Johnson & Johnson seharusnya sudah bisa dilanjutkan lagi setelah pemerintah sempat memberhentikan sementara untuk mengkaji ulang laporan sedikit kasus penggumpalan darah tapi cukup parah yang terjadi setelah disuntik vaksin di AS.

Mereka melalukan pemilihan suara dengan hasil 10-4 untuk lanjutan vaksin tersebut sepakat bahwa keuntungan vaksi jauh lebih banyak daripada risikonya.

77 narapidana pria di Lowa menerima vaksin Covid-19 tipe Pfizer secara overdosis awal minggu ini. Mereka diketahui melakukan suntikan vaksin sebanyak enam kali melebihi batas yang seharusnya.

Pada hari Jumat (23/04/2021) India mencatat jumlah infeksi harian tertinggi dalam dua hari berturut-turut sebagaimana kekurangan persediaan oksigen dan peralatan gawat darurat lainnya karena peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang berjuang untuk tetap bernafas.

Menteri kesehatab negara Asia selatan tersebut mengatakan bahwa terdapa 332,730 kasus Covid-19 terbaru selama 24 jam terakhir, melampaui jumlah kasus yang tercatat Kamis (22/04/2021) dengan jumlah korban Covid-19 314,835 kasus.

Penasihat kesehatan Biden terhadap situasi pandemi Covid-19, Dr. Anthony Fauci mengungkapkan bahwa AS mencoba membantu India menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dengan menyediakan dukungan dan layanan teknis.

“Itu situasi yang mengerikan, kita mencoba membantu dengan cara yang kita bisa,” tutur Fauci pada saat melangsungkan pengarahan Covid-19 di Gedung Putih AS. “Mereka menghadapi situasi dimana terjadi lonjakan beragam kasus. Kita belum bisa mengelompokkan variasi tersebut dan kaitannya dengan vaksin untuk menjaga. Tetapi menganggap bahwa mereka pasti membutuhkan vaksin.”

Pastor Francis bertemu sekelompok orang miskin Jumat (23/04/2021) yang terpapar Covid-19 mendpatkan vaksinasi yang didonasikan oleh Vatikan.

Setelah mereka berkumpul di aula Paul VI, Vatikan akan menerima dosis kedua sebanyak 600 dosis vaksin, Paus Franvis menyapa mereka dan dengan sukarela membantu proses vaksinasi tersebut. [Yohana RJ]

Sumber: VOA

Pos terkait