Kasus IPW vs PSSI Berujung Damai

  • Whatsapp
Kasus IPW vs PSSI Berujung Damai
Irjen Argo Yuwono. [Dok MI]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan kasus pencemaran nama baik yang menyeret Ketua Bidang Investigasi IPW Joseph Erwiantoro dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), berujung damai. Hal itu sebagaimana mediasi yang telah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

“Kemarin setelah dilakukan mediasi antara karyawan PSSI dengan yang dilaporkan, pelapor mencabut laporannya,” Argo Yuwono saat konferensi pers, Rabu (24/2/2021).

Bacaan Lainnya

Argo mengatakan, mediasi tersebut dilakukan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan terlebih dahulu mengirimkan surat panggilan terhadap pelapor dan terlapor yang sudah menjadi tersangka. Mediasi pun terjadi dan dicapai kesepakatan bersama.

“Jadi ada win win solution. Kalau mediasi berhasil dan ada cabut laporan kenapa tidak,” ujar Argo.

Argo menjelaskan bahwa kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook itu bermula ketika Joseph Erwiantoro mengomentari perkara laporan dilayangkan karyawan PSSI ke Polda Metro Jaya pada 10 Juni 2020.

“Melaporkan bahwa ada judul berita banyak semut rangrang karyawan lupa digaji. Dalam postingan itu juga pelapor difitnah, dengan tuduhan menerima uang sebesar Rp 700 juta dari Ketua PSSI dan ini pencemaran nama baik melalui media elektronik,” ungkap Argo.

Akibat postingan tersebut, lalu penyidik menerima laporan itu dan melakukan penyelidikan. Dalam proses penyelidikan polisi memeriksa sejumlah saksi hingga ahli.

Sampai pada menaikkan status kasus ke penyidikan setelah ditemukan adanya unsur pidana. Hingga terakhir menetapkan terlapor yang tidak disebutkan namanya sebagai tersangka.

Karena terbit surat edaran (SE) Kapolri yang menjelaskan pelanggaran pada UU ITE akan mengedepankan mediasi ketimbang penindakan. Upaya mediasi berhasil dilakukan hingga pelapor mencabut laporan.[man]

Pos terkait