Kasus Korupsi, KPK Tahan Dua Anggota DPRD Jawa Barat

  • Whatsapp
lili pintauli bantah
Wakil Ketua KPK Pintauli Siregar. [dok]

Monitorindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua anggota DPRD Jawa Barat sebagai tersangka kasus korupsi pengurusan bantuan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019. Dua anggota dewan itu adalah Ade Barkah Surahman (ABS) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (STA).

“Selanjutnya berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan dan persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dugaan adanya keterlibatan pihak lain sehingga KPK kembali melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan sejak bulan Februari 2021 dengan menetapkan 2 (dua) orang sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di KPK Kuningan, Jakarta, Kami (15/4/2021).

Kasus tersebut pengembangan dari penetapan tersangka sebelumnya ARM (Abdul Rozaq Muslim) yang merupakan anggota DPRD Jabar periode 2014-2019. ARM saat ini ini masih dalam proses persidangan pada Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung.

Ade Barkah dan Siti Aisyah ditahan di Rutan KPK Merah Putih selama 20 hari sejak 15 April sampai 4 Mei 2021.

Kedua wakil rakyat itudikenakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.[ben]

 

Pos terkait