Kejagung: TPPU PT Asabri Melalui Bitcoin

  • Whatsapp
Kejagung: TPPU PT Asabri Melalui Bitcoin
Febrie Adriansyah.[Ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah mengungkap modus baru tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri melalui mata uang kripto Bitcoin.

“Transaksinya sementara melalui bitcoin. Penyidik kesulitan melacak TPPU dengan modus tersebut,” ujar Febrie Adriansyah, Rabu (20/4/2021).

Bacaan Lainnya

Febrie menyebut sejumlah kendala pun ditemui dalam melacak TPPU dengan modus Bitcoin. Pihaknya meminta bantuan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan analisis.

“Dari sejumlah indikasi dibantu oleh temen-teman dari PPATK, analisis alat bukti elektronik nanti kita ketahui di mana saja dari percakapan, atau nanti aliran dana ke perusahaan-perusahaan mana yang pakai bitcoin. Itu lagi diperdalam,” katanya.

Dalam TPPU pada kasus Asabri, sulit ditemukan lantaran tersangka tidak membeli Bitcoin atas nama pribadi. Para ersangka menggunakan nama orang lain atau nominee atau anggota keluarga sendiri.

“Tapi kita pastikan supaya tidak ada pihak yang ternyata itikadnya baik, kita sita juga,” katanya.[man]

Pos terkait