Kejari Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Pidana Terorisme Hingga Narkotika

  • Whatsapp
Kejari Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Pidana Terorisme Hingga Narkotika
Kepala Kejari Jaktim beserta jajaran saat memusnahkan barang bukti.

Monitorindonesia.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, memusnahkan beragam barang bukti hasil tindak pidana terorisme, hingga narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan itu antara lain terkait kasus terorisme sebanyak 312 perkara, 21 perkara ganja, 232 perkara sabu, 4 perkara tembakau gorila, 6 perkara tembakau sintetis, 1 perkara ekstasi, 1 perkara heroin, dan 1 perkara kokain.

Selain itu juga dimusnahkan pula berbagai macam alat hisap narkotika seperti bong, pipet, korek api, gas. Berikut timbangan digital dan handphone.

Semua barang bukti yang dimusnahkan, menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Timur, Ardito Muwardi, SH. MH, kepada awak media usai pemusnahan di halaman Kejari Jakarta Timur, Rabu (19/52021), telah berkekuatan hukum tetap.

“Pemusnahan dilakukan menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” kata Ardito.

Diungkapkan Ardito, selain barang bukti berupa senjata tajam dan senjata rakitan di kasus terorisme, ikut pula dimusnahkan beberapa dokumen terorisme.

“Dokumen-dokumen dalam kasus terorisme itu ikut dimusnahkan karena dianggap bisa mempengaruhi orang untuk melakukan tindak pidana terorisme,” terang Ardito.

Terkait dengan barang bukti alat peledak di kasus terorisme, Kajari Jakarta Timur mengaku tidak memiliki keahlian secara tekhnis untuk memusnahkannya.

“Secara yuridis memang kami yang melaksanakannya (memusnahkan peledak-red). Tapi secara tekhnis Densus 88 lah yang memusnahkan dengan melibatkan kami,” ujarnya.

Pemusnahan disaksikan oleh perwakilan berbagai instansi pemerintah seperti dari Kejaksan Agung RI, Kejati DKI Jakarta, Densus 88 Polri, BNN, TNI, Pemkot Jakarta Timur, Polres Jakarta Timur, dan juga tokoh masyarakat.

Tak luput pula peserta maupun undangan yang menyaksikan pemusnahan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dari pemerintah. (Ery)

#Kejari

Pos terkait