Kemenangan Orient Dianulir MK, PDIP Minta KPU Diusut Tuntas

  • Whatsapp
Kemenangan Orient Dianulir MK, PDIP Minta KPU Diusut Tuntas
Djarot Syaiful Hidayat. [Ist]

Monitorindonesia.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menganulir kemenangan Orient Patriot Riwu Kore dalam Pilkada Bupati Sabu Raijua, NTT. Orient Patriot Riwu Kore sebelumnya diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada serentak tahun 2020.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat merasa penyelenggara Pilkada yakni KPU juga harus bertanggungjawab. PDIP pun menghormati ptusan MK tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tentu saja partai menghormati keputusan MK yang bersifat final dan mengikat,” kata Djarot saat dihubungi, Kamis (15/4/2021).

Djarot juga meminta pertanggungjawaban penyelenggara pilkada yang bekerja tidak cermat dan tidak profesional dalam melaksanakan tahapan pilkada yang cukup panjang. Djarot menilai KPU telah teledor dengan meloloskan Orient menjadi calon Bupati Sabu Raijua.

“Keteledoran mereka (KPU) harus diusut sampai tuntas,” jelas anggota Komisi II DPR ini.

Sebelumnya dalam putusan MK menyatakan secara faktual Orient adalah pemilik paspor AS dan paspor Indonesia. Orient tidak jujur saat mengajukan permohonan paspor Indonesia dan mengajukan permohonan administrasi pendaftaran ke KPU Sabu Raijua.

“Orient is America citizen,” ujar hakim konstitusi Saldi Isra mengutip surat dari Kedubes Amerika Serikat.

Orient memiliki paspor AS hingga 2027. Padahal, Indonesia memiliki status kewarganegaraan tunggal.

“Sehingga tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam pasal 7 ayat 1 UU 10/2017 sebagai calon Bupati Sabu Raijua. Maka harus dinyatakan batal demi hukum,” ucap Saldi

Orient dianggap tidak pernah jujur menyangkut status kewarganegaraannya.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua. Menyatakan diskualifikasi Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore-Thobieas Uly,” kata Ketua MK Anwar Usman yang dibacakan di gedung MK dan disiarkan melalui channel YouTube MK, Kamis (15/4/2021).[bng]

Pos terkait