Khawatir Aksi Jakmania Jadi Klaster, Pemprov DKI Tunggu Hasil Investigasi Satgas Covid-19

  • Whatsapp
Khawatir Aksi Jakmania Jadi Klaster, Pemprov DKI Tunggu Hasil Investigasi Satgas Covid-19
Wagub DKI Riza Patria. [dok MI]

Monitorindonesia.com – Wakil gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bersyukur dan bangga atas keberhasilan Persija memenangkan Piala Menpora Piala Menpora 2021 setelah mengkandaskan perlawanan Persib Bandung dengan agregat keseluruhan 4-1.

“Tentu kita semua bersyukur Persija yang kita banggakan berhasil memenangkan kompetisi sebagai juara. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi warga Jakarta, khususnya pecinta sepak bola, Jakmania, dan sebagainya,” kata Riza di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Namun Riza menghimbau agar rasa syukur atas kemenangan Persija harus diikuti dengan sikap yang jauh dari anarkis. “Misalnya memberikan bantuan-bantuan, rasa syukur dengan memberikan sedekah, amal zariah, dan lainnya di masa Ramadhan ini. Selain meningkatkan ibadah, tentu di bulan ramadan ini midah-mudahan teman-teman Persija, jajarannya, pemain, pengurus, dan juga Jakmania menunjukan rasa syukur dengan berbagi bersama warga Jakarta yang membutuhkan,” ucap Wagub.

Adapun terkait aksi konvoi pendukung Jakmania untuk merayakan kemenangan tim kesayangan yang menyebabkan kerumunan, Riza menyayangkan kejadiantersebut. Menurut Riza perayaan tersebut dilakukan di masa pandemi, sehingga sangat berpotensi menjadi penyebab penularan virus Corona. Dia berharap hal tersebut tidak terulang lagi ke depannya.

“Kami menyayangkan kegiatan itu dalam satu kesatuan warga bersama, dalam jumlah yang besar terjadi kerumunan bahkan tidak sedikit yang tidak menggunakan masker. Tentu kami sangat prihatin dan menyesalkan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak lagi terulang di masa-masa berikutnya, sekalipun kita dalam suasa senang, bahagia, bersyukur atas kemenangan,” urai Riza.

Untuk menilai apakah ada pelanggaran atas kejadian itu, Riza mengungkapkan, Pemprov DKI menyerahkan sepenuhnya kepada Satgas Penanganan Covid-19. Selain itu, akan dicek terkait kerumunan tersebut apakah akibat ada unsur kesengajaan dengan memobilisasi massa atau tidak.

“Nanti Satgas Penanganan Covid-19 yang akan mengecek, melihat lagi secara detil secara rinci apa sesungguhnya yang terjadi. Apakah ada mobilisasi, apakah ada kesengajaan. saya kira satgas nanti akan melihat, kita serahkan pada satgas yang akan melakukan pengecekan, penelitian dan evaluasi kemudian apa yang disampaikan kita tunggu saja,” beber dia.

Riza menambahkan kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bahwa seluruh warga Jakarta tanpa terkecuali harus tetap mematuhi aturan pemerintah terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Karena itu dia meminta warga Jakarta untuk tidak abai dalam hal menjaga kebersihan agar upaya mengendalikan penyebaran virus Covid-19 terlaksana dengan baik.

“Kami minta seluruh warga Jakarata, siapa pun apa pun tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, sekalipun dalam suasana senang, bahagia atas kemenangan,” tukasnya. (Zat)

Pos terkait