Klinik Kecantikan Milik Mantan Istri Dokter Digerebek Polda

  • Whatsapp
Klinik Kecantikan Milik Mantan Istri Dokter Digerebek Polda

Jakarta, Monitorindonesia.com – Subdit III Sumber Daya dan Lingkungan (Sumdaling) Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek praktik klinik  kecantikan palsu atau ilegal bernama Zevmine Skin Care. Tersangka berpraktek klinik kecantikan ilegal di Jalan Simatupang, Ciracas Jakarta Timur. Pengungkapan kasus ini berawal laporan masyarakat ke Polda Metro Jaya pada 15 Februari 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, satu tersangka diamankan polisi. “Awalnya korban berinisial RN membuat laporan, payudaranya mengalami pembekakan setelah mendapat perwatan kecantikan dari klik bernama ZEVMINE SKIN CARE,” kata Kombes Yusri, Selasa, (23/02/2021).

Menindaklanjuti laporan tersebut, seorang polisi wanita (Polwan) Subdit III Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dengan cara menyamar. Polwan itu akhirnya menangkap seorang tersangka berinisial Y berjenis kelamit di sebuah Ruko, yang digunakan sebagai tempat praktik kecantikan tersebut.

Tersangka mengaku, klinik kecantikan ilegal miliknya telah beroperasi selama 4 tahun dan mendapat pasien perbulan kurang lebih 100 orang. “Untuk mendapat konsumennya, tersangka menggunakan media sosial group WhatsApp dan akun Instalgram (IG) miliknya,” ujar Kombes Yusri.

Sementara tarif yang dipasang tersangka itu, bervariasi tergantung tindakan yang dilakukan tersangka terhadap konsumen yang menggunakan jasanya, mulai dari Suntik / Injeksi Botox, Suntik / Injeksi Filler dan Tanam Benang. Mulai dari harga Rp1.500.000 sampai Rp.9.500.000.

Sebelum membuka klik ilegal tersebut, tersangka menurut Yusri pernah bekerja di sebuah rumah sakit negeri spesialis perawatan kecantikan di Jakarta. Selain itu, tersangka juga belajar secara otodidak. Apalagi mantan suami tersangka juga berprofesi sebagai dokter sehingga membuat tersangka lebih percaya diri dalam memuluskan bisnis ilegalnya tersebut.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan, Dinkes DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra mengatakan, klik kecantikan bernama ZEVMINE SKIN CARE tidak terdaftar sebagai klinik, maupun sebagai praktik dokter mandiri. Sehingga tidak mengantongi surat izin operasional.

Sebab, pihaknya lanjut Putra, sudah melakukan pengecekan ke Sudinkes Jakarta Timur maupun PTSP. Jadi, memang klinik ini pertama tidak punya izin, baik klinik maupun dokternya. jadi bukan klinik maupun nakes.

“Tindakan ini merupakan tindakan medis invasif. Jadi tidak boleh dilakukan oleh dokter yang tidak terlatih. Apalagi oleh orang non kesehatan karena risikonya tinggi sekali,” tegasnya.

Polisi masih mendalami terhadap kasus praktik ilgal tersebut. Pasalnya masih ada tersangka lain dan publik figur yang menjadi korban dalam praktik ilegal dokter palsu itu.

“Segera lapor ke polisi, kami akan usut tuntaskan kasus ini sampai ke akar akrnya,” tngas Yusri.
Akibat perbuatanya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal, 77 jo Pasal 73 Ayat (1) dan atau Pasal 78 jo Pasal 73 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah). (tak)

Pos terkait