Koalisi Antikorupsi Minta Ketua KPK Firli Tes Wawasan Antikorupsi

  • Whatsapp
75 Pegawai KPK "Ogah" Dibina Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri.[Ist]

Monitorindonesia.com – Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi di halaman gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2021). Aksi tersebut terkait polemik tes alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Aksi kita pada kali ini dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk memperlihatkan bahwa ada kejanggalan dan permasalahan yang terjadi terkait dengan pelaksanaan TWK yang dilakukan oleh KPK. Jika kita berbicara tentang pelaksanaan tes wawasan kebangsaan, kita pun perlu menguji tes wawasan antikorupsi Ketua KPK Firli Bahuri,” kata peneliti dari ICW Wana Alamsyah di lokasi.

Bacaan Lainnya

Wana Alamsyah dan kawan-kawan turut membawa spanduk yang bertulisan ‘mengundang Komjen Firli Bahuri pada seleksi tes wawasan antikorupsi. Pak Firli, tes kompetensi dulu yuk!’ berikut dengan aksi teatrikal dengan wajah Firli.

Selain itu, ada spanduk kecil yang bertuliskan daftar pertanyaan wawasan kebangsaan versi Firli Bahuri dan pertanyaan wawasan kebangsaan versi antikorupsi.

Wana mengatakan pihaknya mengundang secara terbuka kepada Firli Bahuri untuk menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat antikorupsi. Ada 13 pertanyaan tes wawasan antikorupsi yang telah disusun.

“Terkait dengan apakah kami sudah melampirkan sejumlah pertanyaan, ada sekitar 13 pertanyaan yang kami tawarkan kepada pimpinan KPK untuk dijawab. Ya itu sebenarnya ini aksi teatrikal kami, terkait dengan undangan terbuka kepada Ketua KPK Firli Bahuri untuk mengisi soal-soal yang sudah kami susun terkait dengan tes wawasan antikorupsi yang sudah kita buat begitu,” tuturnya.

Alamsyah mengaku kecewa atas permasalahan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diselenggarakan KPK. Dia heran pertanyaan yang memuat diskriminasi dan seksisme dilontarkan oleh tim penanya.

“Karena bagaimanapun juga dalam konteks TWK yang telah dilakukan oleh KPK banyak sejumlah permasalahan, salah satunya misalkan adanya dugaan pertanyaan yang mengarah pada diskriminasi dan juga seksisme yang terjadi atau yang dilontarkan kepada para tim penanya,” ungkapnya.

Ini daftar pertanyaan wawasan kebangsaan untuk Firli Bahuri:

1. Apakah pernah tidak melaporkan LHKPN?
2. Pernah membeda-bedakan orang karena perbedaan aliran politik?
3. Apakah pernah menerima hadiah karena posisi/jabatan?
4. Apakah pernah menggunakan mobil dinas di luar jam kantor dan bukan untuk urusan kantor?
5. Apakah dalam menjalankan jabatan pernah berbohong?
6. Apakah pernah membuat aturan karena pesanan orang atau kelompok untuk kepentingan pribadi?
7. Apakah pernah makan-makan bersama calon tersangka?
8. Apakah pernah bertemu orang yang tersangkut perkara korupsi?
9. Apakah pernah menggunakan fasilitas mewah seperti helikopter?
10. Apakah pernah menggunakan barang mewah misal mobil mewah atau jam tangan mewah yang tidak mungkin dibeli dari gaji?
11. Apakah sering membuang waktu dengan membuat pernyataan pers di luar wewenang dan tanggung jawab kerja demi mempopulerkan diri sendiri?
12. Apakah anda tahu arti konflik kepentingan?
13. Apakah anda rangkap jabatan?

Tes Wawasan Kebangsaan pegawai KPK diikuti 1.351 dan hasilnya diumumkan pada hari Rabu (5/5/2021). Adapun yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 1.274 orang, tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 75 orang, dan 2 pegawai tak hadir daam wawancara.[man]

Pos terkait