Komplotan Jambret Libatkan ABG Digulung Resmob Polda Metro

  • Whatsapp
Komplotan Jambret Libatkan ABG Digulung Resmob Polda Metro

Monitorindonesia.com – Tim Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus komplotan jembtet terdiri dari 3 tersangka dan 2 penadah. Pelaku jambret anak di bawah umur atau ABG berinisial MIR alias V (16), FYS alias (16) dan IP alias I (15), serta penadah RF alias Rio (20) dan MA alias Ardi (19).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan awalnya yang ditangkap 2 penadah pada 22 Maret 2021.

“Tersangka jambret mengaku baru melakukan aksinya 10 kali. Dari 5 tersangka yang ditangkap, masih ada 3 lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) anak di bawah umur,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (26/3/2021).

Lanjut Yusri, para pelaku yang masih di bawah umur mendekati korban dengan menggunakan sepeda motor dan berpura-pura menanyakan alamat, selanjutnya korban menodongkan senjata tajam jenis cerulit dan meminta barang-barang milik korban.

“Ketika korban melakukan perlawanan, pelaku kemudian tidak segan-segan melukai dengan cara membacok korban. Kemudian ketika korban sudah tidak berdaya pelaku langsung mengambil barang-barang milik korban. Barang hasil kejahatan tersebut dijual kepada penadah,” terang Yusri.

Berawal dari laporan Tim Opsnal Unit II Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi untuk mengungkap kasus tersebut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan team Opsnal berhasil melakukan penangkapan terhadap para tersangka. Pada hari Senin 22 Maret 2021 WIB. Petugas melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku. Diketahui RF alias Rio dan MA alias Ardi di kawasan Bekasi,” imbuh Yusri.

Selanjutnya petugas langsung melakukan pengembangan dan kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku lainnya MIR dan FY, di Bekasi.

Petugas kembali melakukan pengembangan, melakukan penangkapan terhadap 1 orang pelaku lainnya atas nama IP di Bekasi.

“Para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP. Pasal 365 KUHP, ancaman hukuman penjara 9 tahun. Pasal 363 KUHP,  ancaman hukuman penjara 7 tahun. Pasal 480 KUHP, ancaman hukuman penjara 4 tahun,” pungkas Yusri. (tak)

Pos terkait