Korupsi Sarana Jaya, KPK Mulai Periksa Pejabat Pemprov DKI

  • Whatsapp
Korupsi Sarana Jaya, KPK Mulai Periksa Pejabat Pemprov DKI
Gedung KPK Jakarta.[dok]

Monitorindonesia.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ni memeriksa Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri terkait kasus dugaan korupsi pembelian lahan di Jakarta Timur. Edi dipanggil masih sebagai saksi dalam kasus yang merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah itu.

“Hari ini (Selasa, 25/5/2021) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, tahun 2019,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (25/5/2021).

Bacaan Lainnya

Sebagaimana diketahui, Badan Usaha Milik Pemprov DKI Pembangunan Sarana Jaya melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan DP 0 rupiah. Rumah DP 0 rupiah itu merupakan janji kampanye Anies Baswedan kepada warga Jkaarta dalam Pilkada 2017 silam.

Selain Edi Sumantri, KPK juga memanggil Senior Manager Divisi Pertanahan dan Hukum Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yadi Robby. Hingga saat ini, KPK belum memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai penanggungjawab penggunaan anggaran di Jakarta.

Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto pernah menyebut terdapat tiga tersangka dalam kasus tanah Munjul salah satunya adalah Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan. Namun, Karyoto kembali meralatnya dan mengatakan hal tersebut secara tidak sengaja saat menjawab pertanyaan awak media soal pemeriksaan saksi Rudy Hartono Iskandar selaku wiraswasta.[Lin]

 

Pos terkait