KPK Diminta Transparan Terkait Perkembangan Kasus Walikota Tanjungbalai

  • Whatsapp
KPK Diminta Transparan Terkait Perkembangan Kasus Walikota Tanjungbalai

Jakarta, Monitorindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta transparan dalam memberikan informasi perkembangan terkini soal penanganan kasus dugaan korupsi di Tanjungbalai, Sumtra Utara. Mantan Bakal Calon Walikota Tanjung Balai Erwin Syahfutra Siregar mengatakan meski belum ada penetapan tersangka, setidaknya KPK memberikan perkembangan terkini penanganan perkara tersebut.

“Setidak-tidaknya ada informasi yang disampaikan kepada masyarakat soal perkembangan penanganan perkara ini,” kata  Erwin kepada wartawan Rabu (21/4/2021).

Bacaan Lainnya

Apalagi, ujarnya, sudah banyak yang simpang siur isu terkait penanganan kasus ini. “Ini sudah banyak isu simpang siur, awalnya beredar informasi KPK lakukan OTT dengan Barang Bukti Rp 1 Miliar kemudian dibantah Oleh Firli Ketua KPK tidak ada OTT, tapi hanya penggeledahan, karena apapun KPK bekerja dengan menggunakan uang APBN untuk itu KPK harus transparan,” ucapnya.

Diketahui, KPK telah melakukan penggeledahan rumah walikota, ruangan kerja  dan ruangan kerja sekda Tanjungbalai, namun sampai saat ini apa perkembangannya mejadi tanda tanya bagi masyarakat.

“Wajar kita curiga kepada KPK era saat ini, karena sebelumnya ada oknum penyidik KPK telah terbukti melakukan pencurian barang bukti, selain itu berkembang rumur ada deal – deal dengan Penyidik untuk mengamankan kasus Walikota ini, untuk itu saya harap KPK jangan sampai masuk angin agar citra KPK tidak semakin rusak, dan KPK harus transpasan,” harapnya.

Informasi yang diperoleh, saat ini Penyidik KPK saat ini sedang melakukan pemeriksaan secara tertutup di Polres Tanjungbalai. Sebelumnya, KPK membenarkan ada kegiatan dari tim KPK di kota Tanjungbalai.
Kegiatan itu benar ada kata juru bicara KPK Ali Fikri, dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

“Benar ada kegiatan tim KPK di sana dalam rangka pengumpulan bukti,” ucap Ali. Ali memastikan, KPK akan menyampaikan informasinya lebih lanjut terkait hasil kegiatan penggeledahan tersebut. “Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata dia.

Setelah melakukan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial, tim penyidik KPK lanjut memeriksa Kantor Wali Kota Tanjungbalai.

Sebanyak delapan penyidik KPK yang menumpangi mobil minibus jenis Innova memasuki kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (20/4/2021) siang kemarin. Sesampainya di Balai Kota, para penyidik langsung menuju ruang Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Yusmada.

Usai melihat ruangan Sekda, para penyidik langsung menuju ke ruang Wali Kota Tanjungbalai. Penyidik KPK juga terlihat membawa tiga koper ke dalam ruangan Wali Kota Tanjungbalai. Tampak juga satu tas tenteng bewarna merah dibawa masuk menuju ruang Wali Kota Tanjungbalai.[man]

Pos terkait