KPK Perpanjang Penahanan Nurdin Abdullah

  • Whatsapp
KPK Perpanjang Penahanan Nurdin Abdullah
Gubernur Sulawesi Selatan non aktif Nurdin Abdullah di KPK.[ist]

Monitorindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah hingga 27 April mendatang. Selain Nurdin Abdullah, tim penyidik juga memperpanjang masa penahanan dua tersangka lainnya kasus ini, yaitu Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulsel Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Nurdin Abdullah bersama Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021. Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat. Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dari kontraktor lainnya senilai Rp 3,4 miliar.

Bacaan Lainnya

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, masa penahanan ketiga tersangka diperpanjang selama 40 hari ke depan terhitung sejak 19 Maret 2021. Dengan demikian, Nurdin dan kedua tersangka lainnya bakal mendekam di sel tahanan masing-masing setidaknya hingga 27 April 2021.

“Rabu (17/3/2021) tim penyidik KPK memperpanjang penahanan NA dan kawan-kawan masing-masing selama 40 hari terhitung sejak tanggal 19 Maret 2021 sampai dengan 27 April 2021,” kata Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (17/3/2021).

Nurdin masih akan menghuni Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, sementara Edy Rahmat di Rutan KPK Kavling C1, dan Agung di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Perpanjangan masa penahanan ini dilakukan lantaran tim penyidik masih memerlukan waktu untuk merampungkan berkas penyidikan ketiga tersangka.

“Perpanjangan ini diperlukan oleh tim penyidik KPK untuk melakukan pengumpulan alat bukti guna melengkapi berkas perkara dimaksud,” kata Ali.[man]

 

Pos terkait