KPK Telusuri Pihak-pihak yang Diperas Mantan Penyidiknya Stepanus

  • Whatsapp
kpk-telusuri-pihak-yang-diperas-stepanus
Penyidik Polri yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Steppanus Robin (SR) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.[MI Foto]

Monitorindonesia.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) diduga menerima sejumlah aliran uang dari pihak-pihak yang sedang berperkara. Stepanus diduga tak hanya menerima uang dari Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS) tetapi juga Bupati Bandung Barat dan lainnya.

Stepanus diduga menerima Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu terpidana penerima suap; Radian Azhar selaku terpidana penyuap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dan Syaiful Bahri selaku terpidana penyuap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Bacaan Lainnya

Ketiganya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Stepanus Robin Pattuju. Mereka bertiga diperiksa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, (6/5/2021).

Dari pemeriksaan ketiganya, kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, pihaknya menelusuri adanya dugaan aliran uang ke Stepanus Robin. KPK menegaskan, terus mendalami setiap informasi terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka Stepanus maupun pihak-pihak lain yang mengatasnamakan penyidik KPK dengan dalih dapat membantu penyelesaian perkara di KPK.

KPK telah menetapkan AKP Stepanus sebagai tersangka kasus dugaan suap. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dan pengacara, Maskur Husain. AKP Stepanus Robin bersama Maskur Husain diduga menerima suap sebesar Rp1,3 miliar dari Syahrial.

Awalnya, M Syahrial sepakat menyiapkan dana Rp1,5 miliar untuk Robin dan Maskur Husain agar bisa menghentikan penyelidikan dugaan suap jual-beli jabatan tersebut. Kesepakatan itu terjadi di rumah dinas Wakil Ketua DPR asal Golkar Azis Syamsuddin. Azis sendiri sudah dicekal untuk tidak bepergian ke luar negeri hingga enam bulan ke depan.[mar]

Pos terkait