KPK ‘Ternoda’, Fahri Hamzah: Jadikan Semua Peristiwa Sebagai Momentum Pembenahan Internal

  • Whatsapp
KPK 'Ternoda', Fahri Hamzah: Jadikan Semua Peristiwa Sebagai Momentum Pembenahan Internal
Waketum DPN Partai Gelora Indonesia. Fahri Hamzah. [Dok MI]

Monitorindonesia.com – Citra dan integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga anti korupsi yang memiliki jargon “Berani Jujut Hebat”, telah ternoda karena ulah orang-orang dalamnya. Setelah kasus pencurian emas barang sitaan, menyusul bocornya surat penggeledahan KPK di kantor PT Jhonlin Baratama pada 9 April 2021, sehingga mengalami kegagalan.

Terakhir, seorang penyidik kepolisian di KPK diduga minta uang dengan nominal hampir Rp1,5 Miliar kepada WaliKota Tanjungbalai, HM Syahrial dengan iming-iming akan menghentikan kasusnya. Untuk kasus ini, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri bersama KPK menangkap oknum penyidik Polri pada penugasan KPK berinisial SR.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melalui keterangan pers tertulisnya, Kamis (22/4/2021) meminta agar KPK menjadikan semua peristiwa, termasuk pemerasan di Tanjungbalai sebagai momentum melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.

“Justru dalam situasi ini, yang harus disampaikan kepada kpk adalah supaya mereka memang harus menggunakan momentum ini untuk memperbaiki lembaga,” kata Fahri.

Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora ini berpandangan, pada masa lalu, lembaga KPK ‘transparan’, sehingga pemain-pemainnya tidak nampak. Akan tetapi, sekarang sepertinya dengan adanya badan pengawas dan lain-lainnya, membuat KPK menjadi lebih transparan dan lembaga anti rasuah jadi lebih koordinatif dengan lembaga lain.

“Jadi sebaiknya, momen perbaikan internal memang harus terus dilakukan sambil berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang lain. Sebab itu lah amanat dari amandemen UU KPK yang baru,” pungkasnya. (Ery)

Pos terkait