KTJ & Rapid Test Polres Kepulauan Seribu Cegah Penyebaran & Turunkan Kasus Covid-19

  • Whatsapp
KTJ & Rapid Test Polres Kepulauan Seribu Cegah Penyebaran & Turunkan Kasus Covid-19
Petugas kesehatan dari Polres Kepulauan Seribu melakukan rapid test kepada masyarakat pendatang serta wisatawan, Sabtu (20/2/2021). Keberadaan Kampung Tangguh Jaya dan Rapid Test Covid-19 gratis signifikan menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Seribu [istimewa]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Dalam rangka mencegah dan menurunkan angka kasus Covid-19 di Kepulauan Seribu, Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Polres Kepulauan Seribu yang ada di delapan pulau pemukiman melakukan kegiatan rapid tes secara berkelanjutan kepada warga dan pendatang di Kepulauan Seribu.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian, SIK melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) Kompol Nurjanah menyatakan, bahwa Tim Kesehatan dari Urusan Kesehatan Bagian Sumber Daya Manusia (Urkes Bag Sumda) Polres Kepulauan Seribu dan Tim Kampung Tangguh Jaya di delapan wilayah secara rutin melakukan rapid tes kepada warga pendatang yang masuk ke pulau.

“Kami lakukan rapid tes kepada warga pendatang dengan tujuan agar semua yang masuk pulau dalam keadaan aman dari Covid19 sehingga warga pulau tidak tertular,” ujar Kompol Nur Jannah, Sabtu (20/02/2021).

Nur Jannah menambahkan, Tim Urker Bag Sumda Polres melakukan kegiatan rapid tes di Dermaga Keberangkatan Marina Ancol kepada warga dan wisatawan yang akan ke pulau, sedangkan Tim Kampung Tangguh Jaya Polsek jajaran melakukan kegiatan rapid tes di masing-masing pulau pemukiman.

“Warga dan wisatawan yang setelah kita lakukan rapid tes hasilnya non reaktif kita persilahkan melanjutkan perjalanan, namun yang hasilnya reaktif kita cegah dan kita koordinasi kan ke Sudin Kesehatan Kabupaten Kepulauan Seribu untuk dilakukan swab tes PCR,” tandas Nur Jannah.

Untuk diketahui, Kasus aktif Covid-19 tertinggi di wilayah Kepulauan Seribu pada tanggal 19 Januari 2021 sejumlah 152 Kasus kini sudah menurun dan pertanggal 18 Februari 2021 menjadi 6 Kasus.

Pos terkait