Di Tengah Pandemi, Laba Bersih Bank DKI Naik 4,35 Persen

  • Whatsapp
laba bersih-bank dki-naik-435-persen

Monitorindonesia.com – Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, Bank DKI mencatat adanya kenaikan laba bersih sebesar 4,35 persen dibanding periode yang sama dari Januari hingga Maret pada tahun 2020.

“Laba bersih kami menunjukkan peningkatan secara Y to Y pada triwulan pertama tahun 2021 sebesar Rp 192 miliar bandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 184 miliar. Ini membanggakan karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya pada acara ‘Ngabuburit Virtual Bank DKI Bersama Balkoters’ Jumat (7/5/2021).

Herry menerangkan, adanya pencapaian laba bersih itu tidak terlepas dari kinerja Bank DKI yang mencatatkan pertumbuhan cukup baik dibandingkan periode sebelumnya. Dari data perusahaan pelat metah ini, aset mereka bertumbuh 20,4 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak Rp 46,2 triliun menjadi Rp 55,6 triliun. Kemudian dari sisi kredit dan pembiayaan per Maret 2021 adalah sebesar Rp 33,6 triliun yang meningkat 4 persen dari sebelumnya sebanyak Rp 32,3 triliun.

“Sisi kredit dan pembiayaan ini mengalami peningkatan positif, menandakan mulai pulihnya ekonomi nasional termasuk di Jakarta, yang mulai tumbuh setelah recovery dari dampak pandemi Covid-19,” ucap Herry sambil menambahkan untuk Dana Pihak Ketiga (Giro, Tabungan, Deposito), Bank DKI mencatat pertumbuhan 28,4 persen dari Maret 2020 sebesar Rp 33,4 triliun menjadi Rp 42,9 triliun pada Maret 2021. Dengan kinerja tersebut, ekuitas Bank DKI per Maret 2021 adalah sebesar Rp 9,1 triliun, atau meningkat sekitar 7,85 persen dibanding Maret 2020 sebesar Rp 8,5 triliun.

Humas Bank DKI Fakhrurozi, menyebutkan peningkatan positif ini sangat menggembirakan tidak hanya bagi Bank DKI, tapi bagi semua pihak karena menandakan mulai pulihnya ekonomi di Indonesia, terutama di Jakarta. “Ini merupakan satu pencapaian kerja yang cukup baik Bank DKI, apalagi di tengah terjadinya pandemi. Semoga dengan capaian ini memberikan gambaran pulihnya perekonomian nasional dan Jakarta khususnya,” harap Fakhrurozi. (Zat)

Pos terkait