Larangan Mudik dan Tempat Wisata Dibuka Saat Lebaran, M. Taufik : Itu Sudah Betul

  • Whatsapp
kepgub-blessmiyanda
Wakil Ketua DPRD Jakarta, M Taufik.[MI/Drajat]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik menilai kebijakan larangan mudik dan tetap dibukanya sektor pariwisata di saat perayaan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, akan berdampak positif.

Menurut Taufik bahwa kebijakan itu akan berpengaruh pada pengendalian penyebaran Covid-19 dan peningkatan ekonomi terhadap sektor wisata.

Bacaan Lainnya

“Larangan tidak mudik itu sudah betul karena yang terjadi saat libur panjang kasus aktif Covid-19 naik. Lalu pokok utama ekonomi lumpuh akibat tidak adanya gerakan orang karena terjadi pembatasan sehingga kesehatan kata kuncinya,” kata Taufik kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, (22/4/2021).

Politisi senior asal Gerindra ini, berharap dengan dibukanya tempat-tempat wisata saat Lebaran nanti, pemulihan ekonomi di sektor Pariwisata dapat terjadi.

“Iya tentu, ketika wisata 25 persen (kapasitas pengunjung) dan menjadi 50 persen otomatis naik. Tinggal kita sepakati saja kedisiplinan protokol kesehatannya, terlebih jumlah pengunjung dari kapasitas yang ada,” beber dia.

Adapun bagi tempat wisata yang diperbolehkan buka, Taufik menambahkan harus tetap mematuhi aturan pemerintah terkait pembatasan kapasitas dan protokol kesehatan secara ketat. Sebab lokasi yang menimbulkan kerumunan bisa menjadi tempat penularan wabah Covid-19.

“Wisata itu seperti restoran-restoran yang buka sampai pukul 23:00 WIB, ada pengawasan ketat. Kapasitasnya dibatasi hanya 50 persen, begitu pun misal kalau ke Taman Mini, Ragunan boleh asal dibatasi,” paparnya.

Sebagai informasi, pemerintah memberlakukan larangan Mudik Lebaran mulai 6 – 17 Mei 2021. Untuk tempat wisata akan dibuka di saat Lebaran. (Zat)

Pos terkait