Masa Larangan Mudik, PT KAI Hanya Operasikan 7 Kereta Api

  • Whatsapp
Larangan Mudik, PT KAI Hanya Operasikan 7 Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery lokomotif tahun 1953 - 1991 pada 1 unit lokomotif CC 201, Minggu (28/2/2021) [istimewa]

Monitorindonesia.com – Larangan Mudik 6-17 Mei akan berlaku mulai pukul 24.00 WIB malam ini. Masyarakat dilarang untuk melakukan perjalanan mudik. Transportasi umum dibatasi termasuk kereta api jarak jauh (KAJJ) hanya untuk pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik.

PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa memaparkan, pada masa larangan mudik, Tetap akan mengoperasikan KAJJ dengan jumlah terbatas.

Bacaan Lainnya

“Di wilayah DAOP 1 Jakarta tersedia tujuh KAJJ yang beroperasi. Empat KAJJ berangkat dari Stasiun Gambir dan tiga keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan Tegal, Purwokerto, Purwosari, Solo, Surabaya, dan Malang,” kata Eva, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Eva menerangkan bahwa PT KAI menyediakan KAJJ di periode 6-17 Mei hanya bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik. Untuk kategori masyarakat yang diperbolehkan mudik, kata Eva, PT KAI mengacu pada peraturan pemerintah,” Dantaranya perjalanan dinas pemerintah, ASN, BUMN, Polri dan TNI, pegawai swasta,” lanjut Eva.

Sesuai aturan SE Satgas Covid-19 No.13 Tahun 2021, bagi ASN, TNI-Polri, pegawai BUMN/BUMD dan pegawai swasta cukup menyertakan surat izin tertulis dari atasannya. Sementara bagi pekerja sektor informal dan masyarakat non pekerja harus mengurus surat izin keluar masuk (SIKM) terlebih dahulu di kelurahan.

“Bagi penumpang perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik harus ada surat izin perjalanan tertulis serta surat hasil pemeriksaan Covid-19,” tandasnya. (Zat)

Pos terkait